Nusantara

Bupati Serang Teken MoU dengan Situbondo, Hidupkan Koridor Anyer–Panarukan untuk Optimalisasi PAD

ZETIZENS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo, Jawa Timur, mengukir sejarah baru dengan menandatangani nota kesepakatan (MoU) dan perjanjian kerja sama Program Anyer–Panarukan 3R. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis kedua daerah dalam mengoptimalkan potensi daerah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat.

Penandatanganan nota kesepakatan berlangsung di Pendopo Kabupaten Situbondo, Rabu (30/7/2026), dan dihadiri langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah serta Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sinergi antara Kabupaten Serang dan Kabupaten Situbondo merupakan langkah positif untuk mengembangkan potensi daerah yang dimiliki masing-masing.

“Semangatnya adalah optimalisasi potensi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat Situbondo dan Serang,” ujar Ratu Zakiyah kepada awak media usai penandatanganan nota kesepakatan.

Ia menegaskan, MoU tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi antardaerah yang diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Upaya mengoptimalkan potensi daerah, kata dia, juga sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri dalam memperkuat kerja sama antarwilayah.

Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tersebut, kedua pemerintah daerah akan menggelar Festival Anyer–Panarukan dalam waktu dekat. Festival ini menjadi agenda kolaboratif yang bertujuan mengangkat potensi sejarah, budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif di kedua wilayah.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, kerja sama ini memiliki nilai strategis karena nama Anyer dan Panarukan telah lama dikenal masyarakat Indonesia sebagai dua titik bersejarah Jalan Raya Pos.

“Kerja sama melalui Festival Anyer–Panarukan ini bertujuan menggerakkan perekonomian, memajukan daerah masing-masing, serta memberikan dampak langsung bagi masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” katanya.

Menurut Yusuf Rio, kolaborasi tersebut juga menjadi upaya untuk merawat, memperbaiki, dan menghidupkan kembali nilai sejarah yang dimiliki Kabupaten Serang melalui Anyer dan Kabupaten Situbondo melalui Panarukan.

Program Anyer–Panarukan 3R merupakan program branding jangka panjang yang bertujuan menghidupkan kembali nilai historis Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan. Selain melestarikan sejarah, program ini juga diharapkan mampu mendorong kolaborasi antar daerah dalam pengembangan sektor sejarah, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, serta potensi lokal.

Adapun 3R merupakan singkatan dari Road, yang mengangkat Jalan Raya Pos sebagai warisan sejarah sekaligus menjadi penghubung antardaerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.(dik)

Tulisan Terkait

zetizens.id