Viral

Airlearn, Aplikasi Belajar Bahasa Indonesia Favorit Bule TikTok

ZETIZENS.ID – In this economy, di TikTok banyak juga loh influencer asing aka bule yang bikin konten menggunakan bahasa Indonesia dan share tentang kebudayaan dan apapun yang mereka rasakan selama tinggal di Indonesia.

Ada juga influencer bule yang bela-belain pakai aplikasi supaya bisa lancar saat bikin konten berbahasa Indonesia. Nah konten tersebut adalah Airlearn. Apa tuh? Cari tahu yuk.

Airlearn adalah aplikasi pembelajaran bahasa asing interaktif yang berfungsi seperti tutor pribadi. Aplikasi ini menyediakan penjelasan tata bahasa, kosakata, dan konteks budaya secara mendalam agar pengguna lebih memahami suatu bahasa.

Kamu dapat menggunakannya secara gratis untuk berbagai bahasa seperti Inggris, Jepang, Korea, Prancis, dan Spanyol. Juga Indonesia.

Aplikasi Airlearn berasal dari India. Aplikasi ini dikembangkan oleh Unacademy Inc., salah satu perusahaan teknologi pendidikan (edtech) terbesar di India yang didirikan oleh Gaurav Munjal, Roman Saini, dan Hemesh Singh.

Meskipun berbasis di India, perusahaan pengembangnya juga mendaftarkan entitas hukum mereka di Dover, Delaware, Amerika Serikat untuk operasional skala global.

Sebelum dikenal dengan nama Airlearn, aplikasi ini awalnya diluncurkan dengan nama Unacademy Languages. Pendirinya membuat aplikasi ini karena ingin menghadirkan alternatif belajar bahasa yang lebih fokus pada pemahaman konsep dan tata bahasa, bukan sekadar permainan pengulang kata.

Fitur unggulan utama dari aplikasi Airlearn adalah 1:1 AI Tutor yang berfungsi sebagai tutor pribadi interaktif untuk melatih kelancaran berbicara secara real-time.

Berbeda dengan aplikasi lain yang terlalu fokus pada game, Airlearn menggunakan pendekatan “Learn First, Practice Next”. Kamu berdialog dalam video dengan ikon aplikasi ini dengan bahasa yang dipilih.

Berikut adalah daftar lengkap fitur-fitur unggulan yang ditawarkan oleh Airlearn:

AI Tutor: Memberikan simulasi percakapan nyata dua arah dengan umpan balik dan koreksi langsung layaknya guru privat.

Konteks Budaya Mandalam: Menyisipkan tips budaya, sejarah, adat istiadat, dan ekspresi lokal di setiap pelajaran agar Anda memahami esensi bahasanya, bukan sekadar menghafal kata.

Bite-Sized Slides: Materi tata bahasa (grammar) dan kosakata dikemas dalam bentuk slide ringkas yang bisa diselesaikan dalam beberapa menit saja.

Spaced Repetition System (SRS): Menggunakan teknik pengulangan berjeda otomatis untuk mengunci ingatan kosakata baru ke dalam memori jangka panjang.

Dialog Praktis Situasional: Latihan interaktif yang meniru skenario dunia nyata, seperti cara berkenalan, memesan makanan, hingga arah jalan.

Antarmuka Minimalis: Desain aplikasi bersih dan bebas dari visual game yang berlebihan, membuat Anda bisa lebih fokus belajar tanpa banyak distraksi

Weekly Leagues & XP: Sistem papan peringkat mingguan berbasis poin pengalaman (XP) untuk menjaga motivasi belajar bersama pengguna lain secara global. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id