Nusantara

Foto Orangutan Kalimantan Versus x Ekskavator Mendunia di Jagat Maya

ZETIZENS.ID – Pengguna akun X mengunggah foto orangutan yang menghalau ekskavator di hutan. Foto ini mengguncang dunia maya hingga ke mancanegara.

Caption foto ini adalah “GO INTERNATIONAL… Seekor satwa liar dengan tubuh kecil mencoba menghadang mesin raksasa demi mempertahankan rumahnya sendiri. Bagi orangutan hutan adalah rumah, tempat mencari makan, tempat bermain, sekaligus satu-satunya ruang hidup yang mereka miliki sejak lahir.”

Ternyata foto ini merujuk pada rekaman video viral mengenai seekor orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) yang mencoba menghadang ekskavator demi mempertahankan tempat tinggalnya di tengah pembukaan lahan hutan.

Potongan video lama ini kembali viral di media sosial setelah diunggah ulang oleh akun organisasi lingkungan asal Eropa seperti European Environmental Bureau (EEB).

Unggahan tersebut memicu gelombang simpati, keprihatinan, serta kecaman luas dari warganet internasional terhadap maraknya deforestasi hutan tropis.

Dalam video aslinya, seekor orangutan terlihat berjalan di atas batang pohon tumbang dan mencoba menggapai atau menahan sekop besar dari ekskavator yang sedang meratakan lahan hutan di sekitarnya.

Bagi komunitas internasional, aksi nekat primata bertubuh kecil yang berhadapan langsung dengan mesin baja raksasa ini dipandang sebagai simbol nyata keputusasaan satwa liar yang kehilangan habitat aslinya akibat aktivitas manusia.

Organisasi lingkungan di Eropa sengaja mengangkat kembali isu ini ke permukaan demi mendesak implementasi regulasi yang lebih ketat terhadap rantai pasok komoditas global, seperti minyak kelapa sawit, kayu, kopi, dan kedelai agar terbebas dari praktik perusakan alam atau deforestasi.

Pembukaan lahan berskala besar menghilangkan pohon-pohon yang menjadi sumber makanan utama sekaligus memutus jalur pergerakan orangutan, mendorong penurunan populasi salah satu spesies endemik Indonesia yang dilindungi ini.

2013

Peristiwa memilukan ini terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Indonesia. Video tersebut direkam secara langsung pada tahun 2013.

Momen ini diabadikan oleh tim penyelamat dari organisasi nirlaba International Animal Rescue (IAR) bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat saat mereka sedang berpatroli.

Kejadian bertempat di kawasan Hutan Sungai Putri, sebuah wilayah yang saat itu tengah mengalami pembukaan lahan perkebunan berskala besar.

Beruntung, setelah momen penghadangan alat berat tersebut, tim penyelamat dari IAR segera bertindak cepat mengamankan orangutan tersebut dengan peluru bius untuk memindahkannya ke pusat rehabilitasi sebelum melepasliarkannya kembali ke kawasan hutan yang lebih aman.

Meskipun terjadi pada tahun 2013, organisasi IAR baru merilis rekaman aslinya ke publik pada tahun 2018 guna mengampanyekan bahaya deforestasi.

Potongan video ini secara berkala terus diunggah ulang oleh aktivis lingkungan global karena kekuatannya sebagai simbol visual kehancuran alam. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id