Tere Liye Hadir di Gramedia Serang City, Ramai Didatangi Pecinta Buku

ZETIZENS.ID – Penulis buku-buku best seller Tere Liye hadir di Gramedia Serang City. Acara tersebut berlangsung sukses pada Minggu, 17 Mei 2026.
Acara ini berlangsung pukul 14.00 – 16.00 WIB, penggemar dapat berdiskusi langsung dan melakukan sesi tanda tangan buku dengan beliau. Bisa ditebak, pengunjung membeludak.
FYI, Tere Liye adalah nama pena dari seorang penulis dan mantan akuntan Indonesia bernama Darwis. Ia lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 21 Mei 1979.
Laman Hi Book Lover membahas, total buku karya Tere Liye yang sudah rilis berjumlah 65 judul buku.
Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini memulai debutnya pada tahun 2005 melalui novel Hafalan Shalat Delisa.
Sepanjang kariernya, ia telah menerbitkan lebih dari 50 judul buku dari berbagai genre, termasuk Serial Bumi (seperti Bumi dan Bulan), Rindu, Hujan, dan Pulang. Meskipun sangat populer, ia dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang tampil di media.
Best Seller
Tere Liye adalah nama pena dari Darwis, seorang penulis dan akuntan ternama Indonesia.
Lahir di Lahat, Sumatera Selatan, pada 21 Mei 1979, ia dikenal sangat tertutup mengenai kehidupan pribadinya namun sangat aktif menghasilkan karya-karya best-seller nasional.
Asal nama “Tere Liye” ternyata berasal dari judul lagu India dari film Veer-Zaara, yang secara harfiah bermakna “untukmu” atau “hanya untukmu”.
Selain menulis, ia pernah berpartisipasi dalam penyusunan sejumlah Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).
Memulai debut sebagai novelis pada tahun 2005 melalui karya ikonik Hafalan Shalat Delisa.
Ia telah menerbitkan berbagai judul buku yang mencakup berbagai genre, seperti drama keluarga, aksi, religi, dan fantasi.
Beberapa novelnya yang sangat populer diangkat ke layar lebar, seperti Hafalan Shalat Delisa dan Bidadari-Bidadari Surga.
Karyanya juga terbagi dalam beberapa serial, seperti Serial Bumi (Bumi, Bulan, Matahari, dll.), Serial Anak Nusantara (Si Anak Spesial, Si Anak Pintar, dll.), serta Serial Aksi seperti Pulang dan Pergi.
Cerita-ceritanya dikenal menggunakan bahasa yang mengalir, ringan, mudah dicerna (puitis namun realistis), dan sering kali menyisipkan pesan moral, kehidupan sosial, atau sains secara sederhana.
Berbeda dengan penulis lainnya, ia lebih memilih fokus pada karyanya dan tidak menampilkan biografi singkat di halaman belakang buku-bukunya. (Zee)







