Hakama Bukan Rok, Ini Pakaian Luar Tradisional Jepang untuk Cowok

ZETIZENS.ID – Debut idol group cowok asal Jepang bentukan Yashusi Akimoto yang juga pendiri AKB48 group mencuri perhatian. Selain lagunya yang easy listening dan menjadi idol group cowok pertama di Jepang berbasis teater, kostum mereka juga jadi perbincangan.
Tampil konsisten dalam kostum warna abu-abu, ternyata tidak semua dari 30 member memakai celana. Ada juga yang memakai seperti rok.
Namun sebenarnya itu bukan rok. Dari perbincangan netizen di platform X itu adalah hakama. Apa tuh?
Hakama adalah pakaian luar tradisional Jepang berbentuk celana panjang berlipit lebar seperti rok yang dipakai di atas kimono, menjuntai dari pinggang hingga mata kaki.
Dahulu dipakai oleh samurai dan kelas atas, kini hakama menjadi busana formal, pakaian seni bela diri (kendo/aikido), dan busana wisuda wanita.
Memiliki lipatan-lipatan, biasanya 5 di depan, 2 di belakang dan diikatkan di pinggang dengan tali menjadi karakter hakama.
Hakama juga memiliki variasi umanori (bercelana/bercabang) dan andon bakama (berbentuk rok/tidak bercabang).
Biasanya para pria mengenakan ini di upacara pernikahan, upacara minum teh, atau seijin shiki.
Hakama juga umum dipakai dalam kendo, aikido, dan kyudo. Untuk sesi wisuda, dipakai oleh mahasiswi yang biasanya dipadu dengan furisode.
Simbolisme
Tahukah kamu, tujuh lipatan pada hakama tradisional sering dikaitkan dengan tujuh kebajikan dalam bushido atau jalan prajurit?
Jadi, hakama tradisional memiliki koshi-ita (papan pengeras) di bagian punggung bawah, sementara hakama yang dipakai oleh miko (pendeta wanita) biasanya tidak menggunakannya
Kimono, yukata, dan hakama sering dianggap serupa oleh banyak orang, padahal masing-masing memiliki fungsi, bentuk, dan makna yang berbeda.
Hakama bukan pakaian utama seperti kimono atau yukata, melainkan pakaian luar yang dikenakan di atas kimono. Bentuknya menyerupai rok atau celana panjang berlipit lebar dan dianggap sebagai busana formal.
Dahulu, hakama hanya dikenakan oleh pria dari berbagai kalangan, termasuk samurai. Saat ini, hakama juga sering dikenakan oleh perempuan, misalnya pada upacara wisuda, seni bela diri (kendo/aikido), atau upacara adat tertentu.
Nah, sudah paham tentang hakama kan? (Zee)







