SMAN 1 Carenang Sambut Baik Education Visit, Siswa Diajari Literasi Keuangan

ZETIZENS.ID – Education Visit, program kolaborasi Bisnisbanten dan partner yakni Bursa Efek Indonesia pada Senin (27/4/2026) mengunjungi SMAN 1 Carenang.
Bertempat di musola sekolah, sekitar 200 siswa kelas 10 & 11 beserta guru, mengikuti kegiatan berisi edukasi literasi keuangan mulai pukul 09.00 – 11.30 WIB ini.
Kepala SMAN 1 Carenang Rohadi, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, pengetahuan tentang keuangan, komputer, dan bahasa Inggris sangat penting.
“Saat lulus dan masuk dunia kerja akan diinterview tentang ini. Saat mau masuk kampus pun begitu,” jelasnya saat sambutan.
Ia menghimbau para siswa untuk fokus dalam menerima materi yang disampaikan.
“Semuanya, mudah-mudahan jadi amal jariah. Niatkan hari ini saya ingin bisa mengetahui apa itu sekolah pasar modal. Bagaimana mengelola dan manejemennya,” lanjutnya.
Mia Lastriana dari Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Banten menjadi pembicara dalam acara ini. Di depan ratusan siswa dan guru, ia menjelaskan tentang saham dan instrumen investasi lainnya.
Ia juga menjelaskan tentang konsep uang menurut waktu. “Kalau dulu, uang Rp100 ribu bisa membeli berbagai produk sekeranjang di supermarket, sekarang hanya bisa beli seplastik. Ini terjadi karena adanya inflasi. Untuk mengatasi ini, kita bisa melawannya dengan berinvestasi,” jelasnya.
Salsa dari Ipot yang turut hadir pada acara ini, mengenalkan pada para guru perangkat aplikasi untuk bertransaksi saham.
Sementara Zahra dari Bursa Efek Indonesia menjelaskan tentang IDX Mobile.
Pengetahuan yang Menarik
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari para siswa. Nurul Abyan salah satunya. Siswa kelas 10.4 ini bilang, materi yang disampaikan menarik.
“Karena mengajarkan kita yang masih muda, nggak gampang tertipu sama investasi bodong,” tutur Gen Z yang mengaku pernah mendengar investasi tapi baru pertama kali ini mempelajarinya.
Ikhsan Albiansyah, siswa kelas 10.1 ini juga sepakat kalau acara ini menarik. “Investasi ini bisa kita mulai dari kelas 10 dengan kecil-kecilan untuk masa depan,” jelas Gen Z yang berandai-andai kalaupun nanti punya uang tertarik membeli saham perusahaan kendaraan.
Saat sesi tanya jawab, Ridho siswa kela 11 bertanya tentang emas, apakah sebaiknya berinvestasi dalam bentuk digital atau fisik. Menurut Mia, tergantung selera.
Ines Az-Zahra siswa lainnya bertanya, kenapa investasi tidak selalu menguntungkan? Mia menjawab, dalam hidup pun ada resiko begitu pula dalam berinvestasi. (Zee)







