Viral

April Mop, Hari Bebas Berbohong hanya untuk Hiburan

ZETIZENS.ID – Dont believe anything di 1 April. Thats why? Karena ini adalah April Mop aka pril Fools’ Day.

Ini adalah tradisi tahunan masyarakat dunia setiap 1 April di mana orang diperbolehkan berbohong, membuat tipuan, atau melakukan lelucon ringan (prank) kepada teman, keluarga, hingga tetangga tanpa dianggap bersalah. Hari ini ditandai dengan candaan untuk mengerjai orang lain, yang sering diakhiri dengan seruan “April Mop!”.

April Mop ini hanya untuk bersenang-senang dan menghibur, meskipun terkadang membuat korbannya terkejut atau malu.

Histori

Salah satu versi menyebutkan, April Mop berawal dari Prancis pada 1582 ketika kalender beralih dari Julian ke Gregorian, dan mereka yang terlambat mengetahui perubahan tahun baru tetap merayakan di 1 April, diejek dan dijadikan bahan lelucon.

Di beberapa negara seperti Inggris dan Australia, lelucon hanya boleh dilakukan sampai siang hari. Jadi, gak seharian banget.

Misal prank April Mop, menukar gula dengan garam, membuat berita palsu di media sosial, atau menyembunyikan barang.

Di dunia digital, banyak perusahaan internet dan media yang ikut berpartisipasi dengan menyebarkan berita atau fitur palsu yang lucu dan tidak berbahaya.

Sedunia

Laman CNN Indonesia membahas, orang-orang di berbagai belahan dunia merayakan April Mop setiap 1 April. Di momen ini, orang saling melempar lelucon atau ‘prank’ tanpa bermaksud menyakiti melainkan untuk menghibur.

Meski telah dirayakan selama berabad-abad, asal-usul April Mop belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah teori mencoba menjelaskan bagaimana tradisi ini bermula.

Dilansir dari Indian Express, salah satu teori yang cukup populer berkaitan dengan perubahan kalender pada abad ke-16. Saat itu, Paus Gregorius XIII memperkenalkan kalender Gregorian pada 1592 dan menetapkan Tahun Baru dirayakan pada 1 Januari, bukan lagi di akhir Maret seperti sebelumnya.

Perubahan ini tidak langsung diterima oleh semua orang. Sebagian masyarakat masih merayakan Tahun Baru di akhir Maret hingga 1 April, sehingga mereka kerap menjadi bahan ejekan dan dijuluki sebagai ‘orang bodoh April’.

Sementara itu, mengutip Britannica, April Mop juga kerap dikaitkan dengan perayaan kuno seperti festival Hilaria di Roma pada 25 Maret, serta fenomena ekuinoks musim semi yang menghadirkan perubahan cuaca tak menentu.

Perubahan cuaca yang tiba-tiba ini dianggap membuat orang mudah tertipu yang kemudian berkembang menjadi simbol hari penuh keisengan.

Unik

Laman CNN Indonesia juga membahas, April Mop berkembang dengan berbagai tradisi khas di tiap negara. Di Prancis, orang yang berhasil ditipu disebut poisson d’avril atau ikan April.

Istilah ini merujuk pada ikan muda yang mudah ditangkap. Anak-anak biasanya menempelkan gambar ikan di punggung teman tanpa disadari.

Di Skotlandia, April Mop dikenal sebagai Gowkie Day, yang berarti hari orang bodoh. Tradisinya bahkan bisa berlangsung hingga dua hari, termasuk aksi menempelkan tanda ‘kick me’ di punggung orang lain.

Umumnya, perayaan April Mop di berbagai negara memiliki kesamaan yakni, memberi ruang untuk bercanda dan saling mengerjai dalam batas yang wajar.

Oh ya, media besar dunia juga pernah ikut meramaikan April Mop dengan lelucon yang cukup meyakinkan. Salah satu yang paling terkenal adalah laporan BBC pada 1957 tentang panen spageti di Swiss.

Tayangan tersebut memperlihatkan orang-orang memetik spageti dari pohon dan sempat membuat banyak penonton percaya.

Contoh lainnya, pada 1996, restoran Taco Bell mengumumkan telah membeli Liberty Bell, ikon bersejarah Amerika Serikat dan mengganti namanya menjadi Taco Liberty Bell. Lelucon ini sempat memicu kehebohan sebelum akhirnya diklarifikasi.

Satu hal yang harus diingat, walau identik dengan humor, April Mop tetap perlu dirayakan dengan bijak. Lelucon yang berlebihan atau menyinggung dapat berdampak negatif, terutama di era digital ketika informasi menyebar dengan sangat cepat.

Kalau ngeprank, jangan keterlaluan ya Zet. (Zee)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id