Pembayaran Digital Makin Dominan, QRIS dan E-Money Tumbuh Pesat di Banten

ZETIZENS.ID — Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten menyampaikan bahwa perkembangan sistem pembayaran digital di Banten menunjukkan tren yang sangat positif. Hal itu terlihat dari lonjakan signifikan penggunaan QRIS dan uang elektronik sepanjang tahun terakhir. Menurut BI, masyarakat kini makin terbiasa dengan pembayaran digital.
“QRIS naik hampir 100 persen ya. Teman-teman wartawan pasti sekarang sudah biasa pakai QRIS,” ujar Kepala BI Banten, Ameriza. Ia menjelaskan, peningkatan tersebut mencerminkan perubahan perilaku masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan metode pembayaran digital dalam aktivitas sehari-hari. Transaksi non-tunai kini menjadi pilihan utama, baik untuk kebutuhan ritel, kuliner, maupun layanan lainnya.
Selain QRIS, penggunaan uang elektronik juga mengalami kenaikan cukup tinggi. “Kemudian uang elektronik ya, bayar pakai GoPay, OVO, itu juga naik hampir 50 persen,” katanya. Tak hanya itu, transaksi kartu kredit pun tercatat mengalami pertumbuhan. Namun di sisi lain, penggunaan kartu debit dan transaksi melalui mesin ATM justru mengalami perlambatan.
“Kartu kredit juga naik. Yang melambat malah kartu debit ya, ATM. Orang sudah jarang kayaknya bayar pakai ATM, jarang kalau kepepet banget,” ungkapnya. Menurutnya, perubahan ini menunjukkan pergeseran pola transaksi masyarakat dari metode konvensional ke sistem pembayaran digital yang lebih praktis dan cepat. Jika dulu mesin ATM kerap dipadati antrean, kini kondisinya sudah jauh berbeda.
“Dulu pertama kali ada ATM itu ngantri banget. Sekarang sudah tidak seperti itu. Banyak yang tidak butuh lagi,” ujarnya. Secara keseluruhan, BI menilai perkembangan sistem pembayaran di Banten berada dalam kondisi positif. Peningkatan transaksi digital dinilai menjadi indikator transformasi ekonomi yang semakin adaptif terhadap teknologi.
“Itu yang terkait sistem pembayaran, positifnya kita meningkat,” tutupnya. Ke depan, BI Banten juga akan terus mendorong perluasan penggunaan pembayaran digital melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat serta pelaku usaha. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital dan meningkatkan efisiensi transaksi di berbagai sektor.







