Nusantara

High Level Meeting TPID se-Banten, Saatnya Bahas Stabilitas Harga jelang Ramadan dan Idulfitri

ZETIZENS.ID – High Level Meeting TPID se-Banten digelar pada Rabu, 11 Februari 2026 di aula Setda Provinsi Banten. Mengusung tema “Sinergi Pengamanan Pasokan dan Stabilitas Harga Panen Menjelang HBKN Ramadhan dan Idulfitri di Provinsi Banten Tahun 2026”, pertemuan para pemangku kebijakan ini membahas hal-hal penting untuk banyak orang.

Andra Soni, Gubernur Banten saat sambutan mengatakan, semoga sinergi dan kolaborasi yang semakin kuat bisa menjaga inflasi dan kestabilan persediaan bahan pangan menjelang Ramadhan dan Idulfitri.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Ameriza M Moesa saat sambutan menjelaskan, inflasi 2,74 Banten di bawah nasional. Pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dari daerah lain.

Pada Januari 2026, kata dia, Banten mengalami deflasi -0, 34 persen (mtm) mengalami tekanan lebih dalam di bandingkan nasional yang mencatat deflasi -0, 15 persen.

“Kondisi ini didorong penurunan harga komoditas cabai merah, daging ayam ras, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam ras,” jelasnya.

Pada tiga tahun terakhir, imbuhnya, permintaan meningkat tajam selama Ramadan dan Idulfitri mendorong pembelian bahan pokok jauh lebih tinggi dibandingkan bulan biasa utamanya terjadi pada komoditas aneka cabai, bawang, daging sapi, dan daging ayam ras.

Pemerintah bersama Bank Indonesia dan TPID memperkuat kordinasi kebijakan untuk menjaga laju inflasi tetap terkendali di tengah tekanan musiman menjelang hari besar keagamaan, sekaligus menyiapkan stimulus sosial dan mekanisme pasar yang responsif.

“Keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, komunikasi efektif, dan ketersediaan distributor menjadi langkah yang ditempuh sebagai upaya menjaga stabilitas harga. Yakni mengintensifkan melaksanakan operasi pasar murah, memperkuat pemantauan harga, memastikan kecukupan stok pangan, memastikan kelancaran distribusi, dan melakukan komunikasi publik untuk mengelola dan himbauan belanja bijak,” jelasnya.

Ia mengatakan, kalaupun nantinya ada kenaikan, maka dengan harga wajar. Ia menghimbau untuk meningkatkan sidak lapangan supaya tidak ada penimbunan stok.

Yofie Giri dari Polda Banten saat doorstop menjelaskan, ada tim satgas pangan untuk menangani ini.

“Persiapan hadapi Ramadan, kami memastikan tidak ada pasokan pangan yang berkurang dan memastikan tidak ada yang bermain penimbunan stok. Kalau ada, silakan membuat pelaporan online 24 jam melalui aplikasi 110,” tegasnya. (Hilal)

Hilal Ahmad

Gen Z Enthusiast yang suka menulis apa pun dan bertualang ke mana pun!

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id