Sisa Waktu Senja Dibintangi Keisya Levronka dan Kiesha Alvaro, Ada Chika eks JKT48 Juga Loh

ZETIZENS.ID – Sisa Waktu Senja menjadi film yang bakal tayang segera, hasil kolaborasi produksi antara SEEV Entertainment, MariPro, dan Langit Pictures Indonesia. Keisya Levronka dan Kiesha Alvaro menjadi pemeran utama.
Selain itu ada Yessica Tamara atau Chika eks JKT48 di film ini. Sederet nama lain seperti Nugie, Dhea Ananda, dan Dennis Adhiswara, Jarwo Kwat, Ebel Cobr, Jason Jordan, Ahmad Nadhif, Iva Deivanna diprediksi akan memberikan warna tersendiri dalam alur cerita.
Jajaran pemain muda seperti Teguh Rafael, Geo Maksurilla, Askara Halim, hingga Tugba Kiara turut memperkaya dinamika cerita yang dihadirkan. Beberapa nama lain, termasuk Lisa V, Yanuar, Saffa, Tiara, Sabita, Charlene, dan Ecy Almira, melengkapi keseluruhan ensemble pemain.
Laman RRI membahas, melalui unggahan media sosial resminya, pihak rumah produksi baru saja mengumumkan jajaran pemeran yang akan menghiasi layar lebar.
Media hiburan internasional, NME, turut memberikan sorotan terhadap perkembangan pesat sinema di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Dalam ulasan mengenai potensi pasar film global, NME menuliskan bahwa keberagaman cerita lokal kini semakin menarik perhatian mancanegara.
“Indonesian cinema is entering a golden era where local narratives are beautifully packaged with high-quality production,” tulis NME dalam artikel editorialnya mengenai tren film Asia.
Kutipan ini mempertegas posisi film Indonesia yang kini semakin berani mengeksplorasi tema-tema mendalam.
Merenung
Tagline film ini, “Senja selalu hadir, dan setiap orang punya caranya sendiri untuk bertahan sebelum matahari terbenam,” memberikan gambaran konflik emosional.
Penonton diajak untuk merenungkan makna perjuangan hidup dalam situasi yang penuh dengan ketidakpastian.
Laman TabloidSeleberita membahas, film ini merupakan hasil kolaborasi Seev Entertainment, MariPro, dan Langit Pictures Indonesia, yang mengangkat kisah tentang manusia, waktu, serta perjuangan bertahan di titik-titik paling rapuh dalam hidup.
Sisa Waktu Senja mengusung tema reflektif tentang fase senja kehidupan, yang dimaknai sebagai periode ketika seseorang dihadapkan pada keterbatasan waktu, pilihan sulit, dan kenyataan yang tak selalu sejalan dengan harapan.
Setiap karakter dalam film ini digambarkan memiliki cara masing-masing untuk bertahan, menerima, atau berdamai dengan situasi yang dihadapi.
Melalui pendekatan drama yang emosional dan humanis, film ini berupaya menghadirkan cerita yang dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari.
Narasi yang dibangun tidak hanya menyoroti konflik personal, tetapi juga relasi antarmanusia yang diuji oleh waktu dan keadaan.
Meski belum mengumumkan jadwal penayangan, kehadiran Sisa Waktu Senja telah menarik perhatian publik sejak pengenalan para pemainnya.
Film ini diharapkan dapat menjadi salah satu drama Indonesia yang menawarkan ruang perenungan bagi penonton tentang arti bertahan, kehilangan, dan makna waktu dalam kehidupan. Cant wait. (Zee)







