Nusantara

DPD REI Banten Gelar Temu Anggota, Perkuat Sinergi Capai Target 12 Ribu Unit Rumah di 2026

ZETIZENS.ID  Dewan Pengurus Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Banten menggelar Temu Anggota dan Pengurus DPD REI Banten dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang berlangsung di Swissbell Hotel Cikande, Kabupaten Serang, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam konsep ngopi bareng ngobrol santai tersebut berlangsung di Ballroom Swiss-Belinn Hotel dan dihadiri oleh perwakilan Tapera, Bank BTN Tangerang, BPN Tangerang, serta platform Miliki Rumah.

Ketua DPD REI Banten, Roni H. Adali, mengatakan bahwa kegiatan ini mengusung tema “Jalin Sinergi untuk Tumbuh Bersama” sebagai upaya menyatukan langkah seluruh stakeholder dalam mendukung pencapaian target pembangunan rumah di Banten tahun 2026.

“Melalui sinergi dan kolaborasi dengan Tapera, Bank BTN, BPN, dan Miliki Rumah, kami optimistis target pembangunan 12.000 unit rumah pada tahun 2026 dapat tercapai,” ujar Roni usai acara.

Ia menjelaskan, untuk mencapai target tersebut, DPD REI Banten telah menyiapkan tiga program utama. Program pertama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) anggota REI Banten yang akan dibina secara berkelanjutan.

“Kami ingin anggota REI Banten menjadi developer yang tangguh, profesional, dan terpercaya,” katanya.

Program kedua adalah memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna menyelesaikan berbagai persoalan teknis di lapangan, terutama yang berkaitan dengan proses pelaksanaan pembangunan perumahan.

Sementara program ketiga adalah kaderisasi, dengan fokus pada pembinaan generasi muda agar siap menjadi calon pemimpin REI di masa depan.

“Menurut saya, kepemimpinan itu sangat penting untuk keberlanjutan organisasi ke depan,” tegas Roni.

Roni juga mengungkapkan bahwa capaian pembangunan rumah oleh REI Banten pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 8.300 unit, tertinggi di Provinsi Banten. Dengan capaian tersebut, pihaknya optimistis target 12.000 unit pada 2026 dapat diwujudkan.

Untuk mendukung peningkatan kualitas pengembang, ke depan DPD REI Banten juga berencana membentuk Banten Real Estate Institute, sebuah lembaga pendidikan khusus bagi para developer.

“Di institusi ini akan diajarkan bagaimana menjadi pengembang yang baik, mulai dari pemilihan lokasi, perencanaan, pembangunan, pemasaran, hingga pelayanan pasca penjualan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Roni menekankan pentingnya kehati-hatian dalam memilih lokasi pembangunan, khususnya terkait risiko banjir.

“Jangan hanya karena harga tanah murah lalu langsung dibeli. Harus dikaji, jangan dekat aliran sungai dan perhatikan kontur tanah. Developer harus bertanggung jawab terhadap lokasi dan dampak lingkungan,” pungkasnya.(dik)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id