Edu

Peduli Generasi Sehat KKM 54 Untirta Gelar Kampanye Gizi di Desa Sukajaya

ZETIZENS.ID – Stunting masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya di wilayah pedesaan.

Rendahnya pemahaman mengenai gizi sejak masa kehamilan hingga balita seringkali menjadi faktor yang memengaruhi tumbuh kembang anak.

Berangkat dari kondisi tersebut, Kelompok 54 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tematik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melaksanakan kegiatan Posyandu dan Pencegahan Stunting di Kampung Kemayungan, Desa Sukajaya, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada 9 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Kecamatan Pontang, yang diwakili oleh Bidan Eli Maryati, serta didukung oleh ibu-ibu PKK Kampung Kemayungan RT 3 RW 1. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Pemilihan tema pencegahan stunting didasarkan pada hasil pengamatan dan data yang diperoleh mahasiswa KKM di lapangan. Di wilayah Kampung Kemayungan, terdapat cukup banyak ibu hamil, baduta (bayi di bawah dua tahun), dan balita yang membutuhkan pendampingan serta edukasi terkait gizi.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran posyandu tidak hanya sebagai kegiatan rutin, tetapi juga sebagai sarana edukasi kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berupaya mendorong pemahaman masyarakat bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan posyandu berjalan sebagaimana kegiatan rutin yang biasa dilakukan oleh tenaga kesehatan dan kader PKK. Rangkaian kegiatan meliputi:
Pemeriksaan kesehatan ibu hamil
Pemeriksaan kandungan
Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan baduta dan balita
Pemberian PMT (Pemberian Makan Tambahan)

Mahasiswa KKM terlibat aktif dalam kegiatan ini, mulai dari membantu proses registrasi peserta, pengukuran tinggi dan berat badan, hingga pencatatan data. Selain itu, mahasiswa juga berperan penuh dalam pembuatan dan pembagian PMT kepada peserta posyandu.

Salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKM dalam kegiatan ini adalah penyediaan PMT berupa kacang ijo tanpa gula. Pemilihan kacang ijo didasarkan pada pertimbangan bahwa bahan ini:
Tinggi serat dan nutrisi
Mudah diperoleh

Sesuai dengan selera masyarakat Kampung Kemayungan
PMT tersebut dibuat secara mandiri oleh mahasiswa di posko KKM Tematik Untirta 54 Desa Sukajaya, kemudian dibagikan kepada seluruh peserta yang hadir dan masuk dalam kategori sasaran kegiatan.

Selain pembagian PMT, mahasiswa juga memberikan sosialisasi singkat mengenai pentingnya asupan gizi seimbang serta membagikan flyer edukatif yang berisi informasi pencegahan stunting. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bersifat pemberian makanan tambahan, tetapi juga sebagai media edukasi bagi orang tua.

Kegiatan Posyandu dan Pencegahan Stunting ini mendapatkan respons yang sangat positif dari bidan, kader PKK, maupun masyarakat setempat. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah partisipan yang hadir dibandingkan kegiatan posyandu sebelumnya.

Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang dilakukan mahasiswa KKM mampu menarik minat dan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKM berharap masyarakat semakin memahami bahwa pemenuhan gizi yang baik dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia lima tahun. Berdasarkan pemahaman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, periode tersebut merupakan golden age, yaitu masa pertumbuhan dan perkembangan anak yang berlangsung sangat pesat dan membutuhkan stimulasi serta asupan gizi yang tepat.

Kegiatan ini memang hanya dilaksanakan satu kali dalam satu bulan dan satu kali dalam periode KKM, namun diharapkan dapat menjadi pemantik kesadaran bagi masyarakat.

Harapan besar yang ingin dicapai adalah menurunnya angka stunting di Desa Sukajaya, khususnya di Kampung Kemayungan, melalui peningkatan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap gizi dan kesehatan anak. (Zee)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id