5678things Kembali Rilis EP Siuversa

ZETIZENS.ID – Band asal Purwokerto yakni 5678things dari Purwokerto kembali merilis EP bertajuk Siuversa; Song Is Our Conversation. EP ini sempat hadir di 2019 dan hilang dari peredaran digital.
EP ini kembali dirilis via Heartcorner sejak 1 Januari 2026. EP Siuversa; Song Is Our Conversation, adalah sebuah mini album yang merangkum keresahan, percakapan batin, dan potongan fase hidup yang sangat dekat dengan realitas anak muda.
Enam lagu di dalamnya menjadi medium dialog—bukan untuk menggurui, melainkan untuk menemani.
Hadir sejak 2018, 5678things beranggotakan M. Ilham Ihza Mahendra (gitar, penulis lagu), Alverina Gustiani (vokal, penulis lagu), Ardian Fikri (bass), dan Yoel Abeng Pridesta (drum).
Keempatnya membentuk karakter musik yang jujur, ringan, dan personal, dengan keseimbangan antara lirik reflektif dan aransemen yang fun.
Pada perjumpaan pertama, banyak orang mungkin berhenti sejenak di nama 5678things—terkesan sederhana, bahkan seperti belajar berhitung. Namun anggapan itu segera runtuh ketika diketahui bahwa nama tersebut merujuk pada tahun kelahiran para personel: 1995, 1996, 1997, dan 1998. Begitu tombol play ditekan, satu hal menjadi jelas: nama bukan lagi isu, karena musik mereka berbicara lebih lantang.
Lagu-lagu di Siuversa menghadirkan potret perasaan yang dekat dengan keseharian tanpa drama berlebihan.
“Sial” menerjemahkan momen buruk secara jujur dan ringan; “Oh Hello!” menyapa dengan nuansa catchy yang mengingatkan bahwa tidak semua emosi harus muram; sementara “Eye Contact” menangkap chemistry singkat antara dua orang yang cukup disimpan sebagai momen—tanpa kata, tanpa kelanjutan.
Melalui “0 Attention”, 5678things menegaskan sikap untuk memilih fokus pada diri sendiri dengan mengabaikan penilaian dan asumsi dari mereka yang merasa paling tahu, karena tidak semua suara layak diberi ruang.
Secara konsep, Siuversa; Song Is Our Conversation terasa sangat generasional. Di era ketika banyak orang ingin terlihat baik-baik saja, 5678things justru menawarkan alternatif: menerima kesedihan, lalu mengolahnya dengan cara yang lebih ringan. Karena, sejujurnya, tidak semua orang peduli seberapa sedih kita—jadi mengapa tidak mengubahnya menjadi sesuatu yang fun?
Dari sisi musikal, EP ini juga menunjukkan eksplorasi yang matang. Dinamika terasa konsisten tanpa monoton, dengan beberapa lagu bernuansa twee pop yang intim dan track lain bermain di wilayah indie pop dengan sentuhan ritmis yang segar.
Setiap personel hadir utuh, bukan sekadar pengisi instrumen. EP ini dirilis melalui Heartcorner Records dan telah tersedia di seluruh DSP sejak 1 Januari 2026. (Zee)







