Antusias Warga Tinggi, Sosialisasi UMKM Desa Sindanglaya Diikuti Puluhan Pelaku Usaha
Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka

ZETIZENS.ID – Antusiasme masyarakat Desa Sindanglaya tampak begitu nyata dalam kegiatan Sosialisasi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKM Tematik 80 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Kantor Desa Sindanglaya.
Kegiatan ini menjadi wadah edukatif sekaligus ruang praktik bagi para pelaku usaha dalam memperkuat legalitas serta meningkatkan daya saing UMKM desa di tengah dinamika perkembangan ekonomi digital.
Pada awal perencanaan, kegiatan sosialisasi ini menargetkan kehadiran sekitar 20 peserta. Namun, pada pelaksanaannya jumlah peserta yang hadir mencapai kurang lebih 40 orang, yang terdiri dari pelaku UMKM dan masyarakat yang memiliki minat untuk mengembangkan usaha.
Tingginya partisipasi tersebut mencerminkan besarnya kepedulian dan semangat masyarakat terhadap upaya pengembangan UMKM yang adaptif, modern, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKM Tematik 80 Untirta menyampaikan berbagai materi strategis yang menitikberatkan pada pentingnya legalitas usaha serta pemanfaatan teknologi digital sebagai fondasi utama dalam pengembangan UMKM.
Salah satu materi pokok yang disampaikan adalah mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai identitas resmi dan bentuk legalitas usaha yang kini menjadi kebutuhan mendasar bagi pelaku UMKM dalam mengakses berbagai peluang pengembangan usaha.
Tidak berhenti pada pemaparan materi, kegiatan sosialisasi ini juga dilengkapi dengan pendampingan intensif serta praktik langsung pembuatan NIB.
Para peserta dibimbing secara sistematis dan bertahap dalam proses pendaftaran usaha, sehingga pelaku UMKM dapat secara langsung memperoleh NIB sebagai langkah awal menuju usaha yang lebih tertata, legal, dan berdaya saing.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan sistem pembayaran digital melalui QRIS sebagai solusi transaksi non-tunai yang praktis, efisien, dan aman, khususnya bagi UMKM yang bergerak di kawasan wisata pantai.
Guna memperluas jangkauan pasar, peserta turut didampingi dalam pembuatan serta pencantuman lokasi usaha pada Google Maps (GMaps) agar usaha yang dijalankan lebih mudah diakses dan ditemukan oleh konsumen, termasuk wisatawan yang berkunjung ke Desa Sindanglaya.
Mahasiswa KKM juga menyoroti besarnya potensi UMKM berbasis pariwisata pantai yang dimiliki Desa Sindanglaya. Seiring dengan tingginya arus kunjungan wisatawan, pelaku usaha didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperluas sistem transaksi digital, serta memperkuat kehadiran usaha di ruang digital guna menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Kegiatan berlangsung secara komunikatif dan partisipatif melalui sesi diskusi serta tanya jawab interaktif, di mana para peserta secara aktif menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan antusiasme peserta, kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize.
Melalui pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan ini, mahasiswa KKM Tematik 80 Untirta berharap para pelaku UMKM Desa Sindanglaya tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai pentingnya legalitas dan digitalisasi usaha, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata dalam aktivitas usaha sehari-hari, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (Zee)







