Dari Resep Keluarga ke Bisnis Kuliner, Kedai Warisan Tjap Mertua Siap Jadi Favorit Warga Serang

ZETIZENS.ID — Kedai Warisan Tjap Mertua hadir sebagai bisnis kuliner yang mengusung konsep masakan rumahan dengan cita rasa khas Betawi dan Nusantara. Usaha ini mulai dirintis dan dikenal publik sejak 2025, berangkat dari tradisi memasak keluarga yang telah lama dijalankan. Nama Kedai Warisan Tjap Mertua dipilih sebagai simbol resep turun-temurun yang dipercaya selalu cocok di lidah.
Konsep utama kedai ini adalah menyajikan makanan rumah yang akrab bagi berbagai kalangan. Beragam menu ayam dan bebek menjadi andalan, seperti Ayam Goreng Menantu, Ayam Penyet Cabe Ijo, Ayam Goreng Lengkuas, hingga Ayam Kalasan. Harga menu ala carte dibanderol mulai Rp23 ribu, sementara paket lengkap nasi tersedia dengan selisih harga yang terjangkau.
Untuk pencinta olahan bebek, Kedai Warisan Tjap Mertua menawarkan Bebek Goreng Menantu, Bebek Penyet Cabe Ijo, dan Bebek Sambal Hitam. Sambal hitam menjadi menu favorit karena memiliki karakter rasa gurih, manis, dan pedas yang khas, diracik dari bumbu keluarga yang telah dimodifikasi tanpa meninggalkan cita rasa asli.
“Kami memang ingin rasa yang kompleks. Jadi walaupun gurih dan pedas, tetap ada manisnya. Itu ciri masakan keluarga kami,” jelas pemilik. Sambal kencur yang digunakan sengaja dipertahankan karena memiliki penggemar tersendiri. “Memang tidak semua anak muda cocok, tapi pelanggan usia 30 tahun ke atas justru banyak yang balik lagi karena kangen rasa sambal kencur,” katanya.
Menu berkuah juga menjadi daya tarik tersendiri. Soto Betawi, Oseng Soto Betawi, Sop Iga, hingga Sop Mertua disajikan dengan racikan rempah yang kuat dan kuah yang kaya rasa. Beberapa pelanggan menyebut menu berkuah ini mengingatkan pada masakan rumah orang tua, sehingga membuat mereka kembali berkunjung.
Selain ayam dan bebek, kedai ini turut menyajikan menu ikan seperti Pecak Nila dan Pecak Bandeng. Sambal kencur yang digunakan memberikan aroma dan rasa khas, terutama disukai oleh pelanggan usia dewasa yang menyukai sajian tradisional dengan rempah yang dominan. Sebagai pelengkap, tersedia berbagai lauk tambahan seperti karedok, bakwan jagung, tahu-tempe, sate kulit, otak-otak tenggiri, hingga telur barendo. Seluruh menu disajikan dengan harga ramah di kantong, menjadikan kedai ini cocok untuk makan bersama keluarga maupun rekan kerja.
Untuk minuman, Kedai Warisan Tjap Mertua menghadirkan pilihan minuman tradisional dan segar seperti es cendol, es kelapa, es oyen, hingga es oyen duren. Menu minuman ini melengkapi sajian utama dan menjadi favorit pelanggan, terutama saat jam makan siang dan sore hari. Mengandalkan resep keluarga dan sentuhan inovasi, kedai ini perlahan membangun identitas sebagai destinasi kuliner rumahan yang otentik dan konsisten. “Harapannya sederhana, semoga makin banyak yang tahu dan masakan warisan keluarga ini bisa terus berkarya dan dinikmati banyak orang,” tutupnya.
(Sarah)







