Andra Soni Jajaki Kerja Sama Industri Kesehatan dengan Rombongan OSTIM Turki

ZETIZENS.ID — Gubernur Banten Andra Soni menerima kunjungan rombongan industri kesehatan dari Turki yang tergabung dalam komunitas industri OSTIM. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Turki, khususnya dalam pengembangan sektor industri kesehatan.
“Alhamdulillah hari ini saya menerima kunjungan dari rombongan OSTIM Turki. Ini adalah komunitas industri yang bergerak di bidang kesehatan dan menjadi bagian dari follow up kerja sama yang telah dibangun oleh pemerintah Indonesia dengan Turki,” ujar Andra Soni. Ia menjelaskan, Turki dikenal memiliki industri kesehatan yang maju, mulai dari alat ortopedi, alat cuci darah, hingga teknologi kesehatan berteknologi tinggi. Bahkan, sejumlah produk kesehatan asal Turki selama ini telah banyak digunakan di Indonesia, termasuk dalam pengembangan vaksin dan alat medis.
Andra Soni mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai peluang dan potensi kerja sama ke depan, termasuk kemungkinan investasi di Provinsi Banten. Menurutnya, komunikasi yang terjalin saat ini masih berada pada tahap awal, namun menjadi fondasi penting bagi kerja sama jangka panjang. “Kita masih membuka ruang komunikasi. Tidak setiap pertemuan harus langsung memutuskan sesuatu. Ini bagian dari silaturahmi dan komunikasi, karena dari komunikasi inilah peluang-peluang bisa terbuka,” katanya.
Ia berharap, hubungan baik yang terjalin dengan para pelaku industri kesehatan Turki dapat membawa dampak positif bagi pengembangan industri kesehatan di Banten. Salah satu peluang yang dibahas adalah rencana pembangunan pabrik dan pengembangan teknologi kesehatan di wilayah Banten. Sementara itu, Ketua Rombongan OSTIM Turki, Alan Barak, menyampaikan bahwa hubungan bilateral Indonesia dan Turki terus mengalami peningkatan signifikan, sejalan dengan visi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Indonesia. Saat ini, nilai perdagangan kedua negara terus berkembang dan ditargetkan meningkat berkali lipat dalam beberapa tahun ke depan.
Alan Barak menilai Banten memiliki posisi strategis karena dekat dengan Jakarta, memiliki ketersediaan lahan, serta potensi besar di berbagai sektor, termasuk industri, pariwisata, dan teknologi. Ia menyebut, Banten sangat potensial untuk pengembangan industri peralatan medis dan rumah sakit berteknologi tinggi.“Kami melihat Banten sangat strategis. Dekat dengan Jakarta, memiliki lahan, dan peluang pasar yang besar. Jika proyek ini terealisasi, Banten adalah pilihan yang sangat logis,” ujarnya.
Gubernur Andra Soni menegaskan, Pemerintah Provinsi Banten terbuka terhadap kerja sama dan investasi yang membawa manfaat bagi masyarakat. Ia berharap, teknologi dan pengalaman industri kesehatan Turki yang lebih maju dapat ditransfer dan dikembangkan di Banten untuk memperkuat ekosistem industri kesehatan nasional. “Mudah-mudahan apa yang sudah lebih maju di Turki bisa dibawa ke Indonesia, khususnya ke Banten, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.
(Sarah)







