Edu

Bursa Efek Indonesia Education Visit 2026 SMKN 2 Kota Cilegon, Beri Pemahaman Investasi dan Saham

ZETIZENS.ID – Program Education Visit kembali digelar di 2026. Mengawali awal tahun, program yang digelar Bisnis Banten dan Bursa Efek Indonesia ini mengunjungi SMKN 2 Kota Cilegon pada Senin (19/1/2026).

Program ini hadir kembali di SMKN 2 Kota Cilegon dengan audiens berbeda. Sebanyak 200 siswa dari berbagai jurusan, menyimak pemaparan tentang investasi dan saham sejak pukul 09.00 – 12.00 WIB.

Kepala SMKN 2 Kota Cilegon Udin Tusminurdin S.Pd. M.M saat sambutan mengatakan, menyambut baik kegiatan ini. Ia berterimakasih karena kegiatan ini kembali digelar tahun ini di sekolahnya setelah tahun lalu dilaksanakan di tempat yang sama.

Di awal sambutan, ia membahas, hidup kita ini tidak sesuai dengan harapan. Kalau sesuai harapan tidak ada ilmu yang kita dapat. Ia juga menjelaskan tentang kebebasan finansial.

“Kebebasan finansial itu mau apa saja uangnya ada. Yang repot, keinginan banyak tapi uang tidak ada. Hari ini ada ilmu yang akan kita terima yang isinya uang semua. Pemateri akan menyampaikan bagaimana mendapatkan uang dengan duduk manis, tidak usah berkeringat, tapi uang mengalir begitu deras. Mudah-mudahan dari kegiatan ini dapat ilmu lalu diterapkan dan bisa jadi orang kaya raya,” jelasnya.

Akhdan Rifki dari Bursa Efek Indonesia Kantor Cabang Serang saat sesi pemaparan menjelaskan, ada satu hal yang saat masa muda dilakukan yang nantinya berguna di masa tua saat tidak lagi bekerja. Itu adalah investasi.

Ia mencontohkan seorang Raditya Dika yang .?memiliki banyak profesi mulai dari penulis buku, vlogger, podcaster, aktor, sutradara, dan lainnya namun tetap melakukan investasi.

“Apalagi kita. Seharusnya kita bisa mengikuti jejak Raditya Dhika. Investasi itu menaruh uang kita dalam suatu aset. Investasi dengan nabung itu beda. Perbedaannya adalah kalau nabung uang tidak bertambah kalau investasi bisa bertambah,” jelasnya.

Ia mencontohkan saham sebagai onvestasi jangka panjang. Ia juga menyarankan untuk menghindari investasi bodong yang tidak memiliki izin dari OJK.

“Untuk saham, kita harus tahu 3P yakni Punya Paham Pantau. Setelah punya, kita harus paham dan harus sering memantau. Kenapa saham turun dan naik? Karena ada supplay and demand. Orang-orang ingin jual saham karena kondisi perusahaan dan keuangan bermasalah jadi orang mau jual, kenapa mau beli karena sebaliknya,” tukasnya.

Pada sesi terakhir, Aditya dari BEI Kantor Cabang Serang memperkenalkan IDX Mobile dan mengajak para siswa mengunduh aplikasi ini. (Hilal)

Hilal Ahmad

Gen Z Enthusiast yang suka menulis apa pun dan bertualang ke mana pun!

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id