Finance

OJK Fokus Bangun Ekosistem Keuangan Inklusif hingga Desa demi Kesejahteraan Masyarakat

ZETIZENS.ID Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor keuangan daerah. Hal tersebut disampaikan Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi usai audiensi dengan Gubernur Banten Andra Soni.

Friderica menyebutkan, pertemuan tersebut berlangsung produktif dan membahas berbagai peluang kolaborasi strategis antara OJK dan Pemerintah Provinsi Banten. Diskusi tidak hanya berfokus pada fungsi pengawasan, tetapi juga pada upaya bersama untuk memperkuat perekonomian daerah.

“Kami tadi berdiskusi sangat produktif sekali terkait keberadaan OJK di sini. Sesuai undang-undang, OJK memang memiliki tugas pokok fungsi, salah satunya pengawasan bank daerah. Namun di luar itu, diskusi kita sangat luar biasa karena bagaimana kita bersama-sama memajukan kesejahteraan masyarakat,” ujar Friderica.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama sinergi tersebut adalah penguatan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Melalui tim ini, berbagai program pengembangan pembiayaan dapat diperluas, termasuk kredit pembinaan sebagai upaya melawan praktik rentenir yang masih membebani masyarakat.

“Melalui tim percepatan akses keuangan daerah, kita bisa mengembangkan kredit pembinaan untuk melawan rentenir yang saat ini juga sangat baik. Ini penting untuk melindungi masyarakat dari praktik keuangan yang merugikan,” jelasnya. Selain itu, OJK dan Pemprov Banten juga membahas langkah bersama dalam menghadapi maraknya pinjaman ilegal. Friderica menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperkuat perlindungan konsumen jasa keuangan.

Pembahasan juga mencakup pengembangan ekosistem keuangan inklusif hingga ke tingkat desa. OJK melihat potensi besar dalam mendorong pembiayaan bagi desa nelayan, petani, serta pelaku usaha kecil agar memiliki akses ke layanan keuangan yang formal dan berkelanjutan “Kita juga berdiskusi bagaimana mengembangkan ekosistem keuangan inklusif di desa, mulai dari desa nelayan, pengembangan petani, dan sektor-sektor lainnya. Banyak sekali yang bisa kita lakukan dan semuanya sejalan dengan program pemerintah,” kata Friderica.

Menurutnya, berbagai program tersebut selaras dengan arahan Presiden serta kebijakan nasional, sekaligus sejalan dengan program kerja OJK. Dengan kehadiran kantor OJK daerah yang baru di Banten, ia optimistis sinergi ini dapat berjalan lebih cepat dan efektif. “Kami sangat bersemangat untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Pak Gubernur dan jajaran. Kehadiran OJK di daerah diharapkan bisa mengakselerasi program pemerintah daerah dan bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

(Sarah)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id