Kesejahteraan Petani Banten Tunjukkan Kemajuan di Penghujung Tahun

ZETIZENS.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Banten pada Desember 2025 mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. NTP tercatat berada pada level 111,81 atau meningkat 0,28 persen dibandingkan November 2025.
Kenaikan NTP tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya Indeks Harga yang Diterima Petani sebesar 0,75 persen, yang lebih tinggi dibandingkan kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani sebesar 0,46 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya perbaikan daya beli petani secara umum di wilayah perdesaan Provinsi Banten.
BPS mencatat, peningkatan NTP terjadi pada sejumlah subsektor pertanian. Subsektor hortikultura mencatat kenaikan tertinggi, disusul subsektor peternakan, perikanan, serta tanaman pangan. Sementara itu, subsektor tanaman perkebunan rakyat justru mengalami penurunan akibat turunnya harga beberapa komoditas utama seperti kelapa, aren, dan kakao.
Selain NTP, BPS juga melaporkan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Banten pada Desember 2025 mengalami kenaikan. NTUP tercatat sebesar 117,43 atau naik 0,70 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kemampuan usaha rumah tangga pertanian dalam menutupi biaya produksi dan penambahan barang modal.
Di sisi lain, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) perdesaan di Provinsi Banten turut mengalami kenaikan. Kenaikan terjadi pada sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman, transportasi, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya. Hal ini turut memengaruhi pergerakan Indeks Harga yang Dibayar Petani selama periode tersebut.
BPS menegaskan, NTP merupakan salah satu indikator penting untuk melihat tingkat kesejahteraan petani. Dengan NTP yang berada di atas angka 100, kondisi tersebut menunjukkan bahwa secara umum pendapatan petani masih lebih besar dibandingkan pengeluaran untuk konsumsi dan biaya produksi, sehingga daya beli petani relatif terjaga.
(Sarah)







