Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang

ZETIZENS.ID – Kecelakaan bus cahaya Trans di tol Krapyak semarang, menyebabkan 16 orang penumpang kehilangan nyawa, 18 lainnya luka-luka, dari total penumpang 34 orang. Ini menjadi peristiwa yang cukup mengejutkan.
Jumlah korban jiwa yang besar menunjukkan bahwa kecelakaan ini bukan musibah biasa. Kejadian ini justru memperlihatkan bahwa aspek keselamatan transportasi umum masih belum menjadi perhatian utama.
Berdasarkan data Korlantas POLRI, sebagian besar kecelakaan lalu-lintas di Indonesia masih disebabkan faktor manusia, seperti kelelahan pengemudi, dan kurangnya pengawasan saat berkendara.
Dalam konteks bus penumpang, jam terbang sopir dan kondisi kendaraan sering kali diabaikan demi mengejar target setoran. Padahal ruas tol seperti Krapyak merupakan jalur dengan resiko tinggi yang seharusnya mendapatkan perhatian ekstra.
Menurut penulis, tragedi yang menewaskan 16 penumpang ini harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan pengelolah transportasi. Evaluasi terhadap sistem keselamatan, pengawasan armada, dan aturan kerja pengemudi perlu dilakukan secara tegas dan terbuka. Jika ini dibiarkan, kecelakaan serupa akan terus berulang dan kembali menelan korban. (*)
Ditulis oleh Linda Indriyani, mahasiswi Unpam PSDKU Kampus Serang.







