Dorong UMKM Desa Pejaten Naik Kelas, KKM 45 Untirta Kenalkan Strategi Digitalisasi Usaha

ZETIZENS.ID – Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha, memperluas pemasaran, serta meningkatkan daya saing.
Melihat pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha, KKM Kelompok 45 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) menggelar Workshop Digitalisasi UMKM Desa Pejaten sebagai langkah untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kegiatan usaha.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (30/7/2026) bertempat di Aula Kantor Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, ini melibatkan masyarakat Desa Pejaten, khususnya para pelaku UMKM.
Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi pelaku usaha untuk mengenal berbagai strategi yang dapat diterapkan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Berdasarkan rancangan kegiatan, peserta yang ditargetkan berjumlah kurang lebih 20 orang.
Mengangkat tema “Workshop Digitalisasi UMKM Desa Pejaten”, kegiatan ini menghadirkan Hikmatullah, S.Pd. sebagai pemateri.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya digitalisasi bagi pengembangan UMKM, strategi pemasaran digital, pemanfaatan platform digital, pengelolaan usaha berbasis digital, serta pembangunan branding UMKM di era digital.
Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri. Pembahasan juga mencakup strategi pemasaran, pengemasan produk, serta pemanfaatan media digital, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya digitalisasi, tetapi juga gambaran mengenai penerapannya dalam kegiatan usaha.
Program digitalisasi UMKM ini tidak berhenti setelah workshop selesai. Sebagai bentuk tindak lanjut, KKM Kelompok 45 melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan workshop.
Pendataan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan masing-masing UMKM sehingga pendampingan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pelaku usaha.
Berdasarkan hasil pendataan tersebut, KKM Kelompok 45 kemudian memberikan tindak lanjut berupa pendampingan dan pembuatan berbagai media pendukung usaha. Bentuk pendampingan yang diberikan antara lain pembuatan QRIS, banner, dan pamflet, dengan jenis media yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM.
Tindak lanjut tersebut dilakukan agar pengetahuan mengenai digitalisasi yang diperoleh melalui workshop dapat diterapkan secara langsung oleh pelaku UMKM. QRIS dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam mendukung transaksi digital, sedangkan banner dan pamflet dapat dimanfaatkan sebagai media promosi serta untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat.
Pendekatan yang dilakukan KKM Kelompok 45 juga mempertimbangkan bahwa setiap UMKM memiliki kebutuhan dan kondisi usaha yang berbeda.
Oleh karena itu, bantuan yang diberikan tidak dibuat secara seragam, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha yang telah didata setelah mengikuti workshop.
Melalui rangkaian kegiatan mulai dari workshop, pendataan, hingga pendampingan digitalisasi, KKM Kelompok 45 UNTIRTA berharap pelaku UMKM Desa Pejaten dapat semakin memahami dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung perkembangan usahanya.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu UMKM dalam memperkuat identitas usaha, meningkatkan promosi, mempermudah transaksi, serta memperluas jangkauan pemasaran.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya KKM Kelompok 45 Untirta dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi masyarakat Desa Pejaten.
Dengan adanya edukasi yang dilanjutkan dengan pendampingan sesuai kebutuhan, digitalisasi UMKM diharapkan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat bagi keberlanjutan usaha masyarakat Desa Pejaten. (Zee)







