Karya

Kritik Sunyi Warga untuk Pemerintah yang Abai

ZETIZENS.ID – Bertahun-tahun berlalu, jalan rusak di Kampung Citeureup, Desa Rahong, Kecamatan Malingping, tak kunjung mendapat perbaikan. Lubang, genangan air, dan bebatuan tajam menjadi pemandangan harian yang harus dilalui warga. Ironisnya, jalan ini merupakan akses utama masyarakat untuk bekerja, bersekolah, berobat, hingga menggerakkan roda ekonomi desa.

Akhirnya, warga memilih cara yang tak biasa namun sarat makna. Alih-alih teriak di jalan atau merusak fasilitas, mereka menanam pohon di tengah jalan rusak. Sebuah simbol sederhana, tapi menyentil: jika pemerintah tak kunjung hadir, maka biarlah alam yang tumbuh di atas kelalaian.

Aksi ini bukan vandalisme, melainkan kritik sunyi dari masyarakat kecil yang terlalu lama menunggu. Penanaman pohon menjadi pengingat visual bahwa kerusakan ini dibiarkan berlarut-larut, seolah tak pernah masuk daftar prioritas pembangunan.

Setiap hari, warga mempertaruhkan keselamatan. Pengendara motor rawan jatuh, kendaraan rusak, aktivitas ekonomi terhambat. Lebih dari itu, yang terkikis bukan hanya badan jalan, tetapi juga kepercayaan rakyat terhadap pemerintahnya sendiri.

Warga menegaskan, mereka tidak menuntut kemewahan. Tidak meminta jalan megah berlapis beton mahal. Yang diminta hanyalah hak dasar atas infrastruktur yang layak dan aman hak yang seharusnya dijamin negara.

“Kami sudah terlalu lama bersabar. Jalan ini bukan baru rusak setahun atau dua tahun, tapi sudah bertahun-tahun dibiarkan. Kalau ini terus diabaikan dan tidak ada tindak lanjut yang jelas, maka izinkan kami, seluruh masyarakat Malingping, untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan turun aksi menuntut tanggung jawab pemerintah,” ujar Iwang, salah satu warga.

Kini bola ada di tangan pemerintah.
Apakah kritik sunyi ini akan kembali diabaikan, atau justru menjadi alarm keras bahwa masyarakat sudah terlalu lama bersabar? Karena ketika rakyat mulai menanam pohon di jalan, itu tanda janji pembangunan telah lama berhenti tumbuh. (Aditia)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id