Peserta Didik MIN 2 Kabupaten Serang Mengikuti Kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying dengan Penuh Antusias

ZETIZENS.ID — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying di MIN 2 Kabupaten Serang pada Sabtu, 26 September 2026.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Jangan Jadikan Perbedaan sebagai Alasan untuk Menyakiti, karena Setiap Orang Berhak Merasa Aman dan Dihargai.”
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan laporan pelaksana yang disampaikan oleh Ida Nurul Huda, selaku perwakilan mahasiswa PLP.
Dalam laporannya, disampaikan bahwa kegiatan sosialisasi anti-bullying merupakan bagian dari upaya mahasiswa PLP dalam memberikan edukasi dan kontribusi positif selama melaksanakan kegiatan lapangan di MIN 2 Kabupaten Serang.
Selanjutnya, Kepala MIN 2 Kabupaten Serang, H. Sanukri, S.Ag., M.M.Pd., menyambut dengan antusias adanya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi kepada mahasiswa PLP yang telah berinisiatif menyelenggarakan sosialisasi anti-bullying bagi peserta didik.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Perbedaan karakter, kemampuan, maupun latar belakang antarsiswa merupakan bagian dari kehidupan bersama sehingga perlu disikapi dengan sikap saling menghormati.
Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam pelaksanaan sosialisasi. Peserta didik diajak untuk mengenali perilaku bullying, baik secara verbal, fisik maupun sosial, serta memahami pentingnya berani bersikap ketika melihat tindakan perundungan di lingkungan sekitar.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan suasana edukatif dan interaktif. Para peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias dan mendapatkan kesempatan untuk memahami bahwa tindakan bullying dapat memberikan dampak terhadap rasa aman, kepercayaan diri, serta kenyamanan seseorang dalam belajar dan berinteraksi.
Kegiatan ditutup dengan pesan utama yang menjadi semangat sosialisasi.
“Berbeda bukan alasan untuk menyakiti. Bersama, kita ciptakan madrasah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.”
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa PLP dan pihak madrasah dalam menanamkan nilai kepedulian, toleransi, serta sikap saling menghargai kepada peserta didik. (Zee)







