Viral

Konser BTS di Jakarta Terancam Batal, Benarkah?

ZETIZENS.ID – Huru hara Knetz alias Korea netizen versus netizen ASEAN berujung pada isu pembatalan konser boy group fenomenal asal Korea Selatan yakni BTS. Benarkah?

Laman Trenggalek Jenggelek membahas, rencana konser BTS yang kabarnya akan digelar di Jakarta pada akhir tahun. Wacana boikot K-Pop muncul sebagai respons atas sikap sebagian netizen Korea yang dianggap merendahkan masyarakat Asia Tenggara.

Situasi ini memicu reaksi keras dari penggemar di beberapa negara, termasuk Indonesia, yang selama ini dikenal sebagai salah satu basis penggemar terbesar K-Pop di dunia.

Jika gerakan boikot K-Pop benar-benar terjadi, dampaknya diperkirakan tidak hanya pada konser musik, tetapi juga industri hiburan Korea secara keseluruhan, mulai dari drama Korea (drakor) hingga produk budaya populer lainnya yang selama ini sangat digemari masyarakat Asia Tenggara.

Selama bertahun-tahun, Korea Selatan dikenal sebagai salah satu negara maju di Asia yang sukses memanfaatkan teknologi dan industri kreatif untuk memperkuat ekonomi. Industri hiburan seperti K-Pop dan drama Korea menjadi salah satu kekuatan utama ekspor budaya negeri tersebut.

Popularitas K-Pop dan drakor sangat besar di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Setiap tahun, berbagai grup idola Korea rutin mengadakan konser untuk menemui penggemar mereka di kawasan ini.

Namun eksistensi industri hiburan Korea kini dinilai menghadapi tantangan baru. Konflik yang berkembang di media sosial antara netizen Korea dan Asia Tenggara memunculkan ancaman boikot terhadap berbagai produk budaya Korea.

Ancaman tersebut awalnya dianggap remeh oleh sebagian netizen Korea yang meragukan keseriusan penggemar Asia Tenggara. Meski begitu, sejumlah warganet Indonesia mulai menyatakan komitmen untuk tidak lagi mendukung produk hiburan Korea.

Perang Online

Laman RCTI Plus membahas, konser BTS di Indonesia terancam batal imbas ‘perang online’ antara K-netz vs SEAblings. Seperti diketahui, RM cs dijadwalkan konser di Jakarta, pada 26 dan 27 Desember mendatang.

Perang online yang sudah berlangsung seminggu terakhir itu, membuat ARMY dan netizen Korea Selatan mendesak BTS untuk melewatkan konser di Indonesia. Mereka beralasan, RM cs tak perlu singgah di negara yang tak menerima mereka.

Secara spesifik, K-netz khawatir RM yang sempat menjadi sasaran bullying warganet Indonesia akan mendapat perlakuan tidak baik selama konser di Jakarta.

“Aku berharap, Namjoon melewati Indonesia dalam tur kali ini. Mereka negara rasis dan brutal! Bukan tidak mungkin, nanti mereka melukai member BTS,” kata akun X @po*****ttt.

Beberapa ARMY Korea Selatan juga menduga, Pemerintah Indonesia berupaya memanfaatkan popularitas BTS. Hal itu merujuk pada keinginan Kementerian Pariwisata untuk berkolaborasi dengan BTS dalam mempromosikan alam Indonesia.

“Aku sangat berharap, BTS membatalkan konser mereka di Indonesia. Karena semua ini sudah keterlaluan. Dari K-Pop stan hingga warga lokal ramai-ramai melecehkan BTS. Bahkan pemerintah mereka ingin memanfaatkan BTS,” ujar akun X @mik******is.

Permintaan K-netz agar BTS membatalkan konser di Jakarta, mendapat respons dari ARMY Indonesia. Mereka mengklaim, tak terlibat dan tak seharusnya bertanggung jawab atas ‘perang online’ yang saat ini tengah terjadi. (Zee)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id