Mukena Parasut yang Viral, Ini 5 Alasan Kenapa Jenis Ini jadi Favorit

ZETIZENS.ID – Video tiga cewek salat pakai mukena dan mukenanya malah menutupi wajah dan jadi membalon viral di media sosial. Ini mukena jenis apa sik ringan banget.
Yap, para cewek dalam vdeo viral ini mengenakan mukena berbahan parasut yang mengembang tertiup angin kencang.
Fenomena ini sering menjadi konten viral di media sosial dengan narasi peringatan bagi para ibu-ibu agar berhati-hati saat mengenakan mukena jenis ini di bawah kipas angin, terutama saat salat di masjid.
Nah, efek “balon” ini terjadi karena sifat bahan parasut yang sangat ringan, tipis, dan kedap udara.
Ketika terkena hembusan angin kuat dari kipas angin, udara terjebak di bawah kain dan membuatnya mengembang besar.
Produk ini biasanya dipasarkan sebagai mukena traveling atau “mukena mini” karena kepraktisannya. Bahannya yang tipis memungkinkan mukena dilipat hingga ukuran sangat kecil sehingga mudah dibawa dalam tas kecil.
FYI, video semacam ini sering muncul menjelang atau selama bulan Ramadan, sering kali dikategorikan sebagai “Ramadan Core” atau momen kocak saat tarawih.
Parasut
Banyak merek pakaian muslim menawarkan mukena serupa dengan berbagai keunggulan seperti bahan parasut premium Korea yang dingin di kulit atau fitur water repellent agar mudah dibersihkan.
Orang memilih mukena berbahan parasut terutama karena sifatnya yang praktis dan ringan, menjadikannya pilihan utama untuk kebutuhan bepergian (travel-friendly).
Meskipun terkadang bahan ini mudah terbang jika terkena angin, keunggulannya dalam mobilitas sering kali lebih diutamakan.
Berikut adalah alasan utama mengapa mukena parasut banyak diminati:
1. Praktis dan Hemat Tempat
Bahan parasut dapat dilipat hingga ukuran yang sangat kecil (compact), bahkan bisa masuk ke dalam saku atau tas kecil tanpa memakan banyak ruang. Hal ini sangat memudahkan bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi.
2. Sangat Ringan
Material ini memiliki bobot yang sangat ringan dibandingkan bahan kain lainnya seperti katun, sehingga tidak memberatkan saat dibawa di dalam tas selempang sekalipun.
3. Mudah Kering dan Dirawat
Bahan parasut bersifat kedap air atau tidak mudah menyerap air, sehingga sangat cepat kering setelah dicuci atau terkena percikan air wudhu. Sifat ini juga mencegah mukena menjadi bau jika harus dilipat kembali dalam keadaan sedikit lembap.
4. Daya Tahan Tinggi
Meskipun tipis, kain parasut yang terbuat dari serat sintetis (seperti poliester atau nilon) dikenal kuat dan awet. Warnanya juga tidak mudah pudar meskipun sering digunakan dan dicuci berulang kali.
5. Harga Terjangkau
Secara umum, mukena berbahan parasut ditawarkan dengan harga yang lebih ekonomis dan terjangkau dibandingkan mukena dari bahan sutra atau katun premium.
Saat ini, varian Parasut Korea sedang populer karena memiliki tekstur yang lebih halus, lembut di kulit, dan memberikan efek dingin saat digunakan, berbeda dengan anggapan umum bahwa bahan parasut selalu panas. (Zee)







