Benarkah Kalau Salat Tarawih Tidak Baca Doa Istirahat?

ZETIZENS.ID – Pengguna TikTok membuat konten tentang “21 tahun hidup baru tau di umur 17 kalo sholat taraweh ga baca doa iftitah”. Benarkah salat Tarawih ga perlu baca iftitah?
Salat tarawih tanpa membaca doa iftitah hukumnya tetap sah karena membaca doa iftitah adalah sunnah, bukan rukun atau syarat wajib shalat. Jika terlewat atau tidak dibaca, salat tetap dianggap sempurna.
Disunnahkan membacanya pada rakaat pertama, namun dalam salat berjamaah, makmum wajib mendengarkan Al-Fatihah imam jika imam langsung membacanya.
Hukum doa Iftitah adalah unnah, baik dalam salat wajib maupun sunnah seperti tarawih.
Dalam kondisi salat berjamaah, jika imam langsung membaca Al-Fatihah, makmum sebaiknya mengikuti imam dan tidak perlu membaca iftitah agar tidak tertinggal.
Fungsi doa iftitah adalah sebagai pembuka salat, namun meninggalkannya tidak membatalkan salat kok.
Meninggalkan doa iftitah tidak mengurangi pahala salat secara signifikan, namun membaca doa iftitah memberikan kesempurnaan dan pahala tambahan.
Tidak Berbeda
Laman CNN Indonesia membahas, salat Tarawih bisa dilakukan secara berjamaah maupun sendiri. Tata cara melakukannya juga tidak terlalu berbeda dengan sholat sunnah pada umumnya.
Bagi yang mengerjakan tarawih sebanyak 8 rakaat ditambah 3 witir, formasinya adalah 4 rakaat, 4 rakaat, ditambah 3 witir. Atau, sholat ini juga bisa dilakukan 2 rakaat sekali salam dengan formasi 2-2-2-2-2-1.
Ada pula yang melakukan 20 rakaat diikuti 3 rakaat witir. Pengerjaannya dilakukan 2 rakaat demi 2 rakaat, dengan formasi 2-2-2-2-2-2-2-2-2-2 ditambah shalat witir yang dilakukan 2 rakaat dan 1 rakaat.
Dengan formasi tersebut, apakah sholat tarawih wajib membaca doa iftitah atau tidak?
Melansir NU Online, setelah niat dan takbiratul ihram, disunnahkan untuk membaca doa iftitah, tetapi ini bisa ditinggalkan. Karena itu, membaca doa iftitah dalam sholat tarawih hukumnya sunnah, bukan wajib.
Terdapat beberapa pendapat ulama mengenai aturan membaca doa iftitah pada sholat tarawih.
Ulama Hanabilah berpandangan bahwa salat sunnah jika lebih dari sekali salam seperti pada tarawih, dhuha, dan sholat sunah rawatib, maka di setiap dua rakaat atau memulai sholat disunnahkan membaca doa iftitah. Pasalnya, setiap dua rakaat itu berdiri sendiri.
Namun menurut pendapat yang lain, cukup di awal sholat saja membaca iftitah.
Ada pula ulama yang berpandangan bolehnya meninggalkan doa iftitah untuk sholat yang salamnya lebih dari sekali, seperti dalam sholat tarawih.
Nah, sampai sini ga bingung lagi dong ya. (Zee)







