Rafly Arya Ramadhan, Gen Z Madrasah Aliyah Salafiyah At-Thahiriyah dan Makna Sukses

ZETIZENS.ID – Jatuh bukan berarti gagal, tapi sebuah awal dari kesuksesan. Orang yang berkali-kali gagallah yang bisa menyambut kesuksesan, dibanding orang yang tidak ingin mencoba ialah yang pengecut dalam menjalani hidup”.
“Itulah prinsip saya ketika menghadapi kegagalan dalam segala proses hidup. Hidup sebagai seorang anak laki-laki yang lahir dari keluarga yang serba kekurangan adalah suatu masalah hidup dalam segi pendidikan,” kata Rafly Arya Ramadhan, Gen Z Madrasah Aliyah Salafiyah At-Thahiriyah di Kaloran, Kota Serang, Provinsi Banten.
Stigma masyarakat yang selalu merendahkan dan tidak akan mampu menjadi anak berprestasi, tidak menjadi sebagai hambatan.
“Niat saya untuk tetap fokus pada jenjang pendidikan dan pengembangan diri pada aspek akademik dan non-akademik secara konsisten. Dengan tekad saya yang terus melanjutkan pendidikan dengan keadan ekonomi keluarga yang sangat menurun, namun tidak menjadikan diri saya menyerah begitu saja. Bersyukurnya saya masih bisa diberikan kesempatan untuk terus melanjutkan pendidikan,” lanjutnya.
Hal tersebut menjadikan dirinya lebih semangat dalam pendidikan. Tidak hanya itu, ia juga berkesempatan menjadi pemateri di berbagai sekolah dengan tema pendidikan.
Dalam hal ini kontribusi Rafly sebagai pelajar untuk para pelajar lainnya ialah menyampaikan hal-hal positif sebagai aset dari usia produktif.
Sekaligus menjadikan Rafly sebagai pemateri public speaking yang terdapat di berbagai sekolah maupun pondok pesantren.
Ia juga termasuk salah satu dari Duta Pelajar Juara Indonesia 2024 yang menjadi wadah dalam ikut serta merangkul seluruh pelajar di Indonesia.
Hal tersebut menjadikan Rafly lebih semangat dalam pendidikan. Ia juga berkesempatan menjadi pemateri di berbagai sekolah dengan tema pendidikan.
“Alhamdulillah saya berhasil meraih juara di kancah internasional sebagai juara 1st best presentation dan 3rd best video inovation di internasional youth Excursion Network kuala lumpur Malaysia. Dan saat ini saya sedang menempuh pendidikan sekitar dua bulan lagi,, karena ingin mengejar impian saya di PTN yaitu Universitas Indonesia,” tukasnya.
“Bagi saya ini adalah perjalanan yang sangat bersyukur dan bersabar dalam menghadapi kehidupan saat ini,” lanjut siswa kelas 12 dari Madrasah Aliyah Salafiyah At Thahiriyah dan seorang santri di Pondok Pesantren At-Thahiriyah, Kaloran, Kota Serang, Provinsi Banten ini.
FYI, Rafly juga salah satu delegasi terpilih tingkat nasional di ajang festival Pelajar Unggulan di kemenpora yang diadakan oleh Duta Inspirasi Indonesia dan jugaa eminar oleh Sherly Anavita dan Safira.
“Jujur di tahun ini aku sangat merasa bersyukur dan bahagia bisa mempunyai pengalaman yang mendalam sekaligus meluas di nasional bahkan internasional,” tutupnya. (Zee)







