All Women Project! Palari Films Memperkenalkan Pemeran & Sineas Film Desember Jani yang Seluruhnya Perempuan dari Lintas Generasi
Film Desember Jani tayang jelang Hari Ibu pada Desember 2026 di bioskop Indonesia

ZETIZENS.ID — Setelah merayakan 1 Dekade perjalanan Palari Films, rumah produksi yang telah banyak memenangkan penghargaan dan judul-judul yang banyak diminati penonton Indonesia, kini Palari Films memperkenalkan judul film
terbarunya, Desember Jani (Jani Be Good).
Film ini semakin menarik karena
menjadi All Women Project yang ditulis, diproduseri, disutradarai, dan diperankan
oleh semuanya perempuan.
Film Desember Jani disutradarai oleh sutradara dan seniman visual Ariani
Darmawan, sekaligus menjadikan film ini sebagai debut feature-nya.
Naskah film ini ditulis oleh Cyntha Hariadi, novelis dan penyair pemenang penghargaan yang juga untuk pertama kalinya menulis naskah film.
Sementara itu, Meiske Taurisia, menjadi produser di film ini, yang semakin
memperkuat jajaran suara perempuan dalam ceritanya.
Meiske memproduseri film
ini bersama Muhammad Zaidy.
Film Desember Jani juga menggabungkan jajaran ansambel aktris yang unik dan
kuat, berasal dari pemeran perempuan lintas generasi.
Film ini dibintangi oleh Chempa Puteri, Sigi Wimala, Tutie Kirana, dan debut layar lebar Hyori Mika.
“Ini adalah film pertama Palari Films yang sangat perempuan. Seluruh pembuatnya
hingga pemerannya adalah perempuan, dengan cerita yang juga sangat dekat dengan perempuan, terutama untuk seorang ibu dan anak perempuan,” ujar produser
Meiske Taurisia.
Film Desember Jani berkisah tentang tiga generasi perempuan dalam satu rumah
yang hampir kehilangan cara untuk saling bicara, hingga yang paling muda, Jani (13
tahun), memilih menjadi jembatan yang menyambungkan kembali.
Film ini mengangkat tema yang dekat dengan keseharian keluarga Indonesia: jarak
emosional antargenerasi, cinta yang hadir dalam diam, dan keberanian untuk
memulai kembali.
“Ini adalah proyek yang luar biasa, bersama Palari Films, saya mengeksplorasi
gagasan kreatif dengan lebih leluasa. Memanfaatkan Bandung sebagai sepenuhnya
latar di film ini, yang juga punya nilai sentimental tersendiri untuk saya. Bersama
jajaran pemeran perempuan di film ini kami meramu kisah yang akan menghangatkan menjelang akhir tahun nanti,” ujar sutradara Ariani Darmawan. (Sobri)







