Pemprov Banten Perkuat Manajemen Bank Banten Lewat Perubahan Direksi dan Komisaris

ZETIZENS.ID — Bank Banten menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang membahas dua agenda utama, yakni persetujuan pengunduran diri Direktur Bisnis serta perubahan susunan pengurus perseroan. Hal tersebut disampaikan Komisaris Utama Bank Banten, Hoiruddin Hasibuan, usai pelaksanaan RUPS LB.
“Dapat kami informasikan bahwa hari ini kami telah melaksanakan RUPS Luar Biasa dengan dua agenda utama,” ujar Hoiruddin Hasibuan. Agenda pertama RUPS LB adalah persetujuan pengunduran diri Direktur Bisnis Bank Banten, Bambang. Hoiruddin menyampaikan bahwa pengunduran diri tersebut telah disetujui oleh para pemegang saham. Bambang disebutkan akan melanjutkan kariernya di Bank Jawa Tengah.
“Agenda pertama adalah persetujuan pengunduran diri Direktur Bisnis kita, Pak Bambang. Alhamdulillah, tadi sudah disetujui. Beliau kemungkinan akan berkarier di Bank Jateng,” jelasnya. Agenda kedua RUPS LB membahas perubahan susunan direksi Bank Banten. Posisi Direktur Bisnis yang ditinggalkan Bambang akan diisi oleh Selamat Riyadi. Penunjukan tersebut merupakan keputusan pemegang saham pengendali, yakni Gubernur Banten.
“Untuk Direktur Bisnis, posisi yang ditinggalkan Pak Bambang akan digantikan oleh Pak Selamet Riyadi. Beliau berasal dari eksternal dan memiliki latar belakang serta pengalaman yang kami harapkan bisa membawa kemajuan bagi Bank Banten,” kata Hoiruddin. Selain itu, terjadi pergantian pada posisi Direktur Operasional. Jabatan yang sebelumnya diemban oleh Rodi akan diisi oleh Purbaji Basuki yang berasal dari internal Bank Banten.
“Untuk Direktur Operasional, Pak Rodi digantikan oleh Pak Purbaji Basuki yang selama ini menjabat sebagai kepala DPC kami. Ini bagian dari penyegaran organisasi,” ujarnya. Hoiruddin menegaskan, pergantian tersebut bukan karena kinerja yang buruk, melainkan sebagai langkah strategis untuk memperkuat bank ke depan. Ia berharap para pejabat yang digantikan juga memperoleh pengembangan karier di tempat lain.
Asisten Daerah II Provinsi Banten, Budi Santoso, menegaskan bahwa langkah penyegaran jajaran pengurus Bank Banten merupakan bagian dari upaya memperkuat dan membesarkan bank kebanggaan daerah tersebut. Ia menyebutkan, kinerja Bank Banten saat ini menunjukkan tren positif. Menurutnya, penambahan jumlah komisaris juga telah disesuaikan dengan ketentuan dan kebutuhan organisasi. Dari sebelumnya hanya tiga orang, kini jajaran komisaris Bank Banten menjadi empat orang. “Komisaris itu sesuai dengan jumlah direksinya ada empat. Selama ini baru terisi tiga, sehingga dilakukan penambahan satu komisaris,” jelasnya.
Budi Santoso menambahkan, penguatan struktur manajemen ini juga bertujuan untuk memperkuat konsolidasi Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di tingkat kabupaten dan kota. “Tujuan utamanya untuk memperkuat konsolidasi RKUD di kabupaten dan kota. Kita berharap seluruh penyelenggara pemerintahan daerah, baik provinsi, kabupaten, maupun kota, identitas perbankannya menggunakan Bank Banten semua. Ini menjadi kebanggaan kita bersama,” pungkasnya.
(Sarah)







