Idul Adha Datang, Tertarik Jalani Usaha Hewan Kurban?

ZETIZENS.ID – Setiap menjelang Idul Adha, banyak ditemui penjual hewan kurban dadakan di pinggir jalan. Tertarik menjalankan usaha ini?
Usaha hewan kurban sangat menguntungkan, terutama menjelang Idul Adha, dengan potensi keuntungan per ekor mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
Bisnis ini menjanjikan karena tingginya permintaan musiman, meskipun membutuhkan modal cukup besar untuk pembelian hewan, pakan, dan perawatan.
Penjualan sapi kurban dapat memberikan keuntungan bersih mencapai Rp800 ribu hingga Rp1 juta per ekor. Sapi premium bahkan bisa menghasilkan keuntungan lebih tinggi.
Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan akan hewan kurban (sapi dan kambing) meningkat drastis.
Modal yang dibutuhkan meliputi pembelian ternak, sewa lahan, kandang, dan pakan. Untuk 5 ekor sapi, estimasi modal awal sekitar Rp73 juta, dengan biaya operasional bulanan sekitar Rp6,3 juta.
Untuk mendukung penjualan, strategi pemasaran sangat diperlukan.Penggunaan media sosial seperti Facebook dan TikTok untuk siaran langsung dapat meningkatkan penjualan secara signifikan, bahkan memungkinkan peternak menjual puluhan ekor sapi.
Namun perlu diinginat, pastikan hewan sehat dan sesuai syariat. Pemilihan lokasi strategis (pinggir jalan/dekat masjid) dan perawatan pakan yang berkualitas sangat mempengaruhi harga jual.
Meskipun menguntungkan, usaha ini menuntut pengelolaan yang intensif pada perawatan hewan dan manajemen pakan.
Peluang
Laman Cashlez membahas, menjelang Idul Adha, bisnis hewan kurban menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan. Pelaku usaha bisa mendapatkan keuntungan berlipat.
Tidak heran, banyak pelaku usaha yang tertarik menjalankan usaha ini, meskipun bisnis hewan kurban sering dijadikan sebagai salah satu bisnis musiman.
Usaha ternak kambing bisa dimulai dari modal yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp10 juta. Belum lagi, keuntungan yang bisa didapatkan juga sangat menarik.
Pada masa menjelang Hari Raya Idul Adha, kambing termasuk salah satu jenis hewan paling paling banyak dicari. Apalagi, ternak kambing juga tidaklah membutuhkan lahan yang besar seperti ternak sapi. Berikur rincian modal dan peluang keuntungan ternak kambing.
Modal Awal
Kandang siap pakai: Rp3 juta
5 pasang kambing usia 5 bulan: Rp 500 ribu x 10 = Rp5 juta
Maka dari itu, diperlukan dana awal sebesar Rp8 juta.
Ternak kambing akan membutuhkan keperluan lain, misalnya seperti pakan dan vitamin serta obat-obatan yang biayanya diprediksi mencapai Rp1 juta per bulan. Sementara itu, biaya ini belum termasuk biaya apabila Kamu tidak memiliki lahan ternak.
Berapa keuntungan yang bisa diperoleh dari usaha ternak kambing?
Setelah berusia 15 bulan, satu ekor kambing bisa dijual dengan harga Rp2,5 juta. Hal ini berarti kamu harus merawat kambing selama sepuluh bulan.
Pendapatan yang bisa diperoleh: Rp2,5 juta x 10 = Rp25 juta
Keuntungan yang diperoleh: Rp25.000.000 – Rp9.000.000 = Rp16.000.000
Sapi
Kalau ingin menjual sapi sebagai hewan kurban, maka diperlukan modal sekitar Rp 80 juta. Total modal tersebut sudah mencakup investasi awal dan biaya operasional. Berikut rinciannya.
Modal awal ternak sapi 5 ekor: Rp10 juta x 5 = Rp50 juta
Peralatan tempat makan dan lainnya: 1 juta
Sewa lahan: Rp15 juta
Kandang: Rp7 juta
Jumlah modal awal: Rp73 juta
Kebutuhan operasional pada bisnis hewan kurban merupakan biaya yang dibutuhkan untuk merawat hewan ternak. Kira-kira, diperlukan biaya sekitar Rp7 juta untuk kebutuhan operasional yang terdiri atas:
Tagihan listrik, air, dan lainnya: Rp1,2 juta
Makanan tambahan: Rp450 ribu per bulan
Konsentrat: Rp3 juta per bulan
Vaksin: Rp450 ribu per bulan
Obat dan Vitamin : Rp1,2 juta per bulan
Jumlah biaya operasional: Rp6,3 juta
Total modal: Rp73.000.000 + Rp6.300.000 = Rp79.300.000
Berapa pendapatan yang dapat dihasilkan?
Sebenarnya, pendapatan yang bisa diperoleh tergantung berapa lama usia sapi ketika diambil. Seekor sapi dapat dirawat selama 6 hingga 12 bulan atau mungkin hingga mencapai usia 3 tahun. Apabila diambil saat berusia 6 bulan, maka seekor sapi dapat dijual dengan harga sekitar Rp25 juta per ekor. Ketika Kamu memiliki 5 sapi berusia 6 bulan, maka kamu bisa mendapatkan Rp 125 juta.
Sementara itu, selain berbisnis hewan kurban, hewan ternak sapi juga bisa menjadi peluang usaha lain, yakni kotoran sapi. Setiap harinya, sapi dapat menghasilkan sekitar 20 kg kotoran. Jadi per bulannya, terdapat sekitar 3000 kg kotoran. Apabila harga per kg kotoran ialah Rp 1500, maka kamu bisa mendapatkan sekitar Rp 4,5 juta rupiah.
Total penjualan yang diperoleh ialah Rp129.500.000. Sementara itu, keuntungan yang bisa didapatkan ialah Rp129.500.000 – Rp79.300.000 = Rp50.200.000
Tertarik? (Zee)







