Gen Z

Putu Airlangga Devassya Dhananjaya Filmmaker Muda Asal Bontang yang Berprestasi di Ajang Internasional

Film pendeknya ZAFI : Miles for a Miracles yang lolos seleksi ajang bergengsi di India dan Amerika Serikat

ZETIZENS.ID – Siswa muda asal Bontang, I Putu Airlangga Devassya Dhananjaya (13), menorehkan prestasi internasional setelah film pendeknya ZAFI : Miles for a Miracles yang lolos seleksi ajang bergengsi di India dan Amerika Serikat.

Karya film pendek Deva sapaan akrabnya, berhasil masuk official selection Dadasaheb Phalke International Film Festival (DPIFF) 2026 di India. Saat ini, ia tengah menunggu hasil pengumuman yang dijadwalkan pada Februari 2026.

Tak hanya itu, film yang sama juga masuk nominasi Hollywood World Entertainment Awards 2026 dengan pengumuman pemenang direncanakan pada Maret mendatang.

“Atas dorongan orang tua saya mengirim karya saya dan mencoba di ajang internasional di India,” ungkap Deva.

Film ZAFI : Miles for a Miracles mengangkat kisah kehidupan sosial seorang ojek online (ojol) muda yang menjadi tulang punggung keluarga

Mengusung genre drama, film ini sarat pesan tentang perjuangan hidup, tanggung jawab, serta pengorbanan seorang anak demi keluarga.

Keikutsertaan di DPIFF bukanlah pengalaman internasional pertama bagi Deva. Sebelumnya, pada 24 Januari 2026, ia meraih penghargaan dalam ajang se-ASEAN yakni Star Iconic Grand Honors Award 2026 yang digelar di Jakarta.

Dalam ajang tersebut, Deva menyabet penghargaan Most Visionary Iconic Professional of the Year Award 2026 kategori Iconic Young Visionary & Creative Digital Talent Award. Film ZAFI : Miles for a Miracle juga turut mendapatkan apresiasi dalam ajang itu.

“Karya film pendek saya juga dapat penghargaan yakni ZAFI : Miles for a Miracles. Akhirnya saya coba kirim kembali karya tersebut di ajang internasional DPIFF juga,” ujarnya.

Deva merupakan putra pasangan Ida Ayu Laksmi Arnita Utari dan I Wayan Santika. Saat ini ia tercatat sebagai siswa kelas VII di SMP YPVDP.

Meski belum genap berusia 14 tahun, deretan prestasinya tidak hanya datang dari bidang seni. Ia juga menorehkan berbagai penghargaan di bidang akademik dan olahraga.

Di antaranya Gold Award International Mathematics, Science, Social Studies and Language Competition (IMSSLC) 2025, Official Selection Dadasaheb Phalke International Film Festival 2026, Nominee Hollywood World Entertainment Awards 2026 (menunggu pengumuman), Finalis Los Angeles InterContinental Music Awards 2026, Juara 1 Kejuaraan Taekwondo Wali Kota Bontang Open 2025, Juara 3 Koni Bayan Taekwondo Championship 2025, Juara 2 Kompetisi Sains Pelajar Nasional (KSPN) tingkat nasional, 1st Winner Best Favorite National English Olympiade Top Star Academy 2025, serta Juara 2 Kyorugi Cadet Putra Pemula Koni Bayan Taekwondo Championship 2024.

Meski telah mengoleksi banyak prestasi, Deva mengaku tak ingin cepat berpuas diri. Ia berkomitmen terus berkarya dan menargetkan pencapaian yang lebih tinggi di kancah internasional.

“Rencananya saya akan menggarap film pendek baru untuk diikutkan dalam ajang internasional di Prancis,” pungkasnya. (Zee)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id