Finance

Direktur Utama Bank Banten Sebut NPL di Bawah 5%, Modal dan Kinerja Kian Solid

ZETIZENS.ID — Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas capaian kinerja Bank Banten sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa akhir tahun 2025 menjadi momentum penting karena Bank Banten berhasil mencatatkan pencapaian terbesar sepanjang sejarah operasionalnya.

Busthami mengungkapkan, salah satu capaian utama adalah total aset Bank Banten yang berhasil menembus angka di atas Rp10 triliun. Selain itu, penyaluran kredit juga menunjukkan kinerja positif dengan nilai lebih dari Rp5 triliun, yang diimbangi oleh peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) secara signifikan. Menurutnya, pertumbuhan tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah terhadap Bank Banten yang terus meningkat.

Dari sisi kesehatan keuangan, Busthami menekankan bahwa rasio-rasio keuangan Bank Banten menunjukkan perbaikan yang konsisten. Salah satu indikator penting, yakni Non Performing Loan (NPL) gross, berhasil ditekan di bawah 5 persen per akhir Desember 2025. Angka tersebut berada dalam ambang batas yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekaligus menjadi bukti penguatan kualitas kredit Bank Banten.

Tidak hanya itu, meski laporan keuangan masih bersifat unaudited, Busthami memastikan bahwa laba bersih Bank Banten pada akhir tahun 2025 meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024. Peningkatan laba tersebut menjadi sinyal positif atas efektivitas strategi bisnis dan perbaikan tata kelola yang terus dijalankan manajemen.

Terkait pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), Busthami menegaskan bahwa RKUD merupakan hal strategis bagi bank milik daerah. Pada akhir 2025, Bank Banten telah secara formal menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan RKUD dengan Kabupaten Pandeglang. Selain itu, terdapat dua kabupaten/kota lain yang disebut akan menyusul dalam waktu dekat.

Untuk wilayah Tangerang Raya, Busthami menjelaskan bahwa meski PKS RKUD belum ditandatangani, Bank Banten telah mulai mengelola pra-RKUD. Pengelolaan tersebut meliputi payroll PPPK, penempatan deposito, serta pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), khususnya RSUD Balaraja dan RSUD Pakuhaji. Busthami menegaskan bahwa Bank Banten bukan sekadar lembaga keuangan, melainkan identitas dan bagian dari sejarah Provinsi Banten. Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun dan membesarkan Bank Banten saat ini juga.

(Sarah)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id