Seleb

Bunda Corla Bikin Heboh Agustusan di KJRI Jerman

ZETIZENS.ID – Bunda Corla membuat heboh dan suasana menjadi sangat meriah saat tampil mendadak dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hamburg, Jerman, pada Agustus 2026.

Mengenakan pakaian serba hitam dan kacamata hitam, ia sukses menghibur para diaspora Indonesia dengan menyanyikan lagu nasional “Indonesia Pusaka” dilanjutkan berjoget bersama lewat lagu hits “No Comment”.

Tampil nyentrik dan energik, kehadiran Bunda Corla langsung disambut sorak sorai riuh penonton yang hadir di lokasi.

Ia membawakan kombinasi lagu wajib nasional yang khidmat hingga lagu dangdut yang mengajak semua orang berjoget.

Warga Indonesia di Jerman terlihat sangat antusias dan bernyanyi bersama, membuat suasana perayaan 17-an terasa hangat dan meriah layaknya di tanah air.

Guest Star

Bunda Corla bisa hadir dan bernyanyi karena ia menetap di Hamburg, Jerman, dan diundang sebagai bintang tamu dadakan dalam acara Pesta Rakyat HUT ke-81 RI yang digelar oleh KJRI Hamburg.

Sebagai figur publik yang sangat populer di kalangan warga Indonesia, kehadirannya menjadi magnet besar bagi para diaspora yang rindu akan hiburan khas tanah air.

Ini adalah pertama kalinya ia tampil bernyanyi dan mengisi acara resmi perayaan HUT RI di KJRI Hamburg, Jerman.

Kehadirannya pada Pesta Rakyat Agustus 2026 ini murni terjadi secara spontan karena ia datang sebagai warga biasa, lalu diminta naik ke panggung oleh pihak KJRI Hamburg.

Pada tahun-tahun sebelumnya, ia lebih banyak menghabiskan waktu bekerja di restoran cepat saji dan melakukan siaran langsung (live) secara mandiri lewat media sosialnya daripada menghadiri acara formal.

Setelah viral besar-besaran dan sempat pulang kampung menggelar konser di Indonesia pada 2023, pihak KJRI dan diaspora di Hamburg baru memanfaatkan momentum kedekatan lokasinya untuk memeriahkan acara bersama pada Agustus 2026 ini.

Pihak KJRI Hamburg sangat mengapresiasi karena kehadiran spontan Bunda Corla langsung membuat panggung Pesta Rakyat menjadi jauh lebih hidup.

Penonton yang didominasi mahasiswa dan pekerja migran Indonesia terus berteriak memanggil namanya serta berebut mengabadikan momen langka tersebut. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id