Khazanah

Hits Disebut Saat Ramadan, Ini Asal Mula Kata Ngabuburit

ZETIZENS.ID – Setiap kali menjelang sore saat Ramadan, orang-orang sibuk berpergian dengan alasan ngabuburit. Apa sih ini? Bunda Corla aja saat live di TikTok kangen momen ini walaupun ia susah kali mengingat nama menjadi ngabur burut.

Ngabuburit adalah tradisi khas masyarakat Indonesia, khususnya dari bahasa Sunda, untuk mengisi waktu luang di sore hari sambil menunggu azan magrib (berbuka puasa) di bulan Ramadan.

Kegiatan ini mencakup berburu takjil, berkumpul, jalan-jalan, atau melakukan aktivitas positif, menjadikannya budaya Ramadan yang populer.

FYI, ngabuburit berasal dari bahasa Sunda yakni dari kalimat “ngalantung ngadagoan burit” yang berarti bersantai-santai menunggu waktu sore/petang.

Dalam KBBI, diartikan sebagai kegiatan menunggu azan magrib menjelang berbuka puasa pada bulan Ramadan.

Aktivitas umum saat ngabuburit antara lain berburu takjil yakni mencari makanan atau minuman pembuka di pasar kaget atau pedagang kaki lima.

Bisa juga bersosialisasi dengan berkumpul bersama teman atau keluarga. Atau diisi dengan kegiatan sosial atau religi seperti mengaji di masjid, kajian, atau bersedekah.

Selain itu bisa juga diisi dengan hobi dan olahraga seperti bersepeda, jalan-jalan santai, atau bermain di lapangan.

Ngabuburit kini telah menjadi tren budaya yang tidak hanya populer di Jawa Barat, tetapi di seluruh Indonesia untuk membuat momen menunggu berbuka lebih menyenangkan. (Zee)

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id