Ramadan, Saatnya Nonton Para Pencari Tuhan 2026 Jilid 19 di Televisi

ZETIZENS.ID – Setiap kali Ramadan tiba, setiap kali itu pula sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) tayang. Tahun ini memasuki tahun ke-19.
Laman Kompas membahas, serial religi legendaris yang memasuki musim ke-19 ini selalu dinantikan. Kalo ini mengusung tajuk “Tobat Woy” dengan cerita yang lebih segar, relevan, dan menyentuh isu sosial kekinian.
Para Pencari Tuhan 2026 bukan sekadar tontonan hiburan, tetapi juga ruang refleksi spiritual yang dikemas dengan komedi satir khas produksi Deddy Mizwar.
Di musim terbaru ini, cerita berfokus pada upaya pembimbingan anak-anak jalanan yang terjerat kriminalitas dan eksploitasi di kota besar.
Tokoh sentral Bang Jack kembali menjadi figur penyejuk sekaligus pembimbing spiritual yang berusaha mengajak mereka keluar dari lingkaran dunia hitam.
Anak-anak tersebut dikisahkan dieksploitasi oleh sosok bos bernama Jarot, yang memaksa mereka menjadi pengemis dan pencopet demi setoran harian.
Di tengah kerasnya kehidupan jalanan, muncul pergulatan batin tentang taubat, kesempatan kedua, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Sesuai judulnya, “Tobat Woy”, musim ini menegaskan bahwa perubahan hidup selalu dimulai dari keberanian untuk bertobat. Namun, prosesnya tidak instan.
Para tokoh tetap digambarkan jatuh bangun dalam pencarian spiritual mereka — sebuah refleksi realistis kehidupan sehari-hari.
Tema besar Para Pencari Tuhan 2026 Jilid 19 adalah tentang taubat sebagai proses. Serial ini kembali mengingatkan bahwa mencari Tuhan bukanlah perjalanan yang selesai dalam semalam.
Pesan moral yang diangkat: Taubat membutuhkan keberanian. Setiap orang bisa berubah. Kegagalan bukan akhir dari perjalanan spiritual.
Kekuatan PPT terletak pada caranya menyampaikan pesan agama secara emosional tanpa terasa menggurui.
Para Pencari Tuhan Jilid 19 juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang dekat dengan realitas masyarakat urban.
Fokus utama musim ini adalah eksploitasi anak jalanan oleh oknum tertentu. Isu ini diangkat dengan pendekatan humanis, memperlihatkan sisi kemanusiaan para korban.
Serial ini turut menyentuh isu sensitif tentang keberadaan ormas. Ditekankan bahwa ormas seharusnya menjadi wadah kontribusi sosial, bukan alat intimidasi.
Tokoh seperti Muluk dan Pipit menggambarkan perjuangan generasi muda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan dan berusaha mengubah nasib.
Semua isu tersebut dikemas dengan humor segar dan dialog ringan, sehingga pesan dakwah tetap tersampaikan tanpa terasa berat.
Pemeran
Musim terbaru ini menghadirkan perpaduan aktor senior dan wajah baru yang menambah dinamika cerita.
Pemain Lama (Returning Cast): Deddy Mizwar sebagai Bang Jack, Jarwo Kwat sebagai Pak Jalal, Asrul Dahlan sebagai Asrul, Udin Nga Nga sebagai Udin, Tyo Pakusadewo sebagai Bang Galak, Irfan Glenn Siagian (Boy Maing), Raihan Khan, Angga Putra, Farisha Fasha, Dr. Zairin Zain, Ridwan Ghani, Allya Syakila Shaffana.
Pemain Baru (New Cast): Julian Kunto, Rochman Suwandanata, Samuel Imanuel, Ricky Malau, Abiyyu Barakbah Asyam, Akila P. N, Patricia Rena.
Kehadiran para pemain baru ini diharapkan memberikan warna segar dalam konflik dan dinamika cerita, khususnya dalam alur anak jalanan yang menjadi fokus utama musim ini.
Seperti musim-musim sebelumnya, serial ini diprediksi kembali meraih rating tinggi berkat kombinasi drama, komedi, dan pesan moral yang kuat.
Selama hampir dua dekade, Para Pencari Tuhan konsisten menjadi tontonan favorit Ramadan. Keberhasilannya tidak hanya diukur dari rating, tetapi juga dari dampak sosialnya sebagai media dakwah kultural modern. (Zee)







