Life Style

Friends, Sitkom Remaja Era 90-an, New York Style jadi Panutan

ZETIZENS.ID – Di era 90-an, saat televisi menjadi primadona, sitkom Friends sangat hits. Ini adalah sitkom populer yang menceritakan kehidupan enam sahabat berusia 20-an hingga 30-an—Rachel, Monica, Phoebe, Joey, Chandler, dan Ross—yang tinggal di Manhattan, New York.

Serial ini mengisahkan suka duka cinta, karier, dan masa-masa pendewasaan, di mana teman-teman menjadi keluarga.

Keenam karakter utama dalam serial Friends memiliki dinamika dan latar belakang yang sangat khas:

Rachel Green (Jennifer Aniston): Gadis manja yang kabur dari pernikahannya dan mulai belajar hidup mandiri dengan bekerja sebagai pelayan di kafe Central Perk.

Monica Geller (Courteney Cox): Koki yang perfeksionis dan sangat terobsesi dengan kebersihan.

Phoebe Buffay (Lisa Kudrow): Musisi dan pemijat eksentrik dengan masa lalu yang unik.

Joey Tribbiani (Matt LeBlanc): Aktor naif namun setia kawan yang sering berganti pasangan.

Chandler Bing (Matthew Perry): Pekerja kantoran yang sering menggunakan sarkasme sebagai mekanisme pertahanan diri.

Ross Geller (David Schwimmer): Kakak Monica yang berprofesi sebagai ahli paleontologi (dinosaurus) dan mengalami tiga kali perceraian.

Putus Nyambung

Alur cerita utamanya berfokus pada bagaimana kelompok ini melewati berbagai rintangan hidup bersama, mulai dari masalah romansa, patah hati, mencari pekerjaan, hingga pernikahan.

Salah satu fokus utama ceritanya adalah hubungan putus-nyambung yang rumit antara Ross dan Rachel yang sangat membekas di hati para penonton.

Lam<span;>an CNN Indonesia membahas, pada 2019 repat 25 tahun , serial ‘Friends’ karya David Crane dan Marta Kauffman pertama kali mengudara.

Yap, se<span;>rial ini berfokus pada kehidupan enam karakter berusia 20-an tahun yang tinggal sebuah apartemen di Manhattan, New York City.

Serial itu dibintangi oleh Jennifer Aniston sebagai Rachel, Courteney Cox sebagai Monica, Lisa Kudrow sebagai Phoebe, Matt LeBlanc sebagai Joey, Matthew Perry sebagai Chandler, dan David Schwimmer sebagai Ross.

Sebelum diperkenalkan dengan judul ‘Friends’, Kauffman dan Crane mengembangkan serial tersebut di bawah judul Insomnia Cafe sekitar November dan Desember 1993.

Namun ketika menawarkan serial tersebut ke saluran tv NBC dan mengubah beberapa bagian cerita, judul itu kemudian diganti menjadi Six of One dan Friends Like Us.

Kemudian keduanya sepakat mengambil versi sederhana Friends Like Us menjadi Friends yang tayang selama 10 musim selama satu dekade.

Secara garis besar, kisah Friends dibuka dengan karakter Rachel Green yang melarikan diri dari hari pernikahannya dan bertemu dengan teman sekolahnya, Monica Geller, seorang koki Kota New York.

Mereka menjadi teman sekamar dan Rachel juga bergabung dengan kawan-kawan Monica di usia 20-an, aktor yang masih merintis Joey Tribbiani, profesional bisnis Chandler Bing, pramupijat dan musisi Phoebe Buffay, serta palaeontolog Ross Geller, yang juga kakak lelaki Monica.

Dengan kehidupan yang baru, Rachel memenuhi kehidupannya dengan bekerja sebagai pelayan di kedai kopi Central Perk, tempat dia dan kawan-kawannya biasa berkumpul.

Selain cerita tentang pertemanan enam orang tersebut, serial ini juga menyuguhkan gejolak kehidupan percintaan hingga masalah karier yang dibalut dengan drama, komedi, serta romantis.

Hal-hal kecil yang kerap terjadi dalam keseharian pun digambarkan secara natural hingga banyak yang tak sadar bahwa serial ini hanyalah cerita fiksi.

“Ini tentang cinta, hubungan, karier, waktu-waktu di hidupmu yang segalanya mungkin terjadi. Dan ini tentang pertemanan karena ketika kau lajang dan tinggal di kota, temanmu adalah keluargamu,” demikian pemaparan Crane dan Kauffman tentang inti kisah Friends.

Kisah yang cukup relevan dan dekat bagi kehidupan jelang usia 30 membuat serial ini kemudian memiliki tempat tersendiri di hati serta benak para penonton.

Tak heran, bila serial itu lantas dinobatkan menjadi salah satu serial paling banyak ditonton dalam sejarah pertelevisian dan paling populer sepanjang masa.

Selain titel tersebut, serial ini pun telah banyak mengantongi sejumlah penghargaan. Di antaranya meraih 62 nominasi Emmy Awards dan memenangkan enam piala termasuk Outstanding Comedy Series pada 2002 untuk musim ke-8.

Serial ini memenangkan satu piala American Comedy Award, GLAAD Media Award, Golden Globe Award, tiga penghargaan Logie Awards, enam People’s Choice Awards, Satellite Award, dan Screen Actors Guild Award.

Kesuksesan tersebut pun ikut berpengaruh pada karier masing-masing pemeran. Di awal kontrak, menurut MarketPlace, keenam bintang tersebut dibayar hanya US$22,5 ribu per episode.

Di musim ketiga, gaji keenam aktor itu dilaporkan melonjak menjadi US$100 ribu per episode.

Dan jelang musim final, beberapa cast dilaporkan Bussiness Insider menerima bayaran hingga US$1 juta per episode, sebuah kesepakatan besar untuk acara TV berdurasi kurang dari 30 menit.

Setelah serial itu berakhir, para pemainnya masih menerima penghasilan dari hasil kesepakatan untuk pemutarannya kembali di berbagai platform, saat ini Netflix.

Berdasarkan laporan Independent, setidaknya para pemain Friends menerima royalti sekitar US$20 juta setiap tahun.

Sementara itu, para kreatornya sendiri, Crane dan Kauffman telah dipuji karena berhasil membuat karakter dalam serial itu memiliki porsi yang sama dan tanpa dominasi dari karakter tertentu.

Hingga saat ini para pemainnya dilaporkan masih berteman baik dan telah menganggap satu sama lain sebagai keluarga.

Belum lama ini Cox, Aniston, serta Kudrow bahkan terlihat masih berkumpul untuk merayakan ulang tahun bersama. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id