Life Style

Ayah, Aku Mau Cerita, Perjuangan Ayah Melindungi Anak Remaja dari Jeratan Hukum

ZETIZENS.ID – Ini dia film Ayah, Aku Mau Cerita yang dibintangi Vino G. Bastian. Film ini menceritakan perjuangan seorang ayah sederhana yang harus melindungi anak remajanya dari jeratan hukum setelah membela diri dari tindakan pelecehan yang berujung pada kematian pelaku.

Hidup Andi Budiman (Vino G. Bastian) berjalan sederhana bersama istrinya, Marini (Niken Anjani), serta kedua anak mereka, Aisha (Ziva Magnolya) dan Ditta (Queen Lubis). Keluarga ini hidup tenang di Desa Banaran.

Semuanya berubah ketika Aisha menjadi korban pelecehan oleh seorang pemuda bernama Indra. Indra diam-diam merekam Aisha saat sedang mandi dan menggunakan video tersebut untuk mengancamnya.

Dalam upaya membela diri dari ancaman tersebut, perlawanan terjadi dan berujung pada kematian sang pemuda.

Masalah menjadi sangat rumit ketika diketahui bahwa korban adalah putra tunggal seorang Kapolres. Saat aparat kepolisian bergerak melakukan penyidikan dan mencari kebenaran, Andi harus memutar otak.

Sebagai pria sederhana, ia mengandalkan kecerdasan, insting, serta berbagai trik yang ia pelajari dari kebiasaannya menonton film. Andi melakukan segala cara dan menyusun alibi rapi demi melindungi keluarganya dari hukum yang tak kenal kompromi.

Adaptasi

Film drama keluarga yang disutradarai oleh Danial Rifki ini merupakan adaptasi resmi dari film India populer berjudul Drishyam.

Drishyam adalah film psychological crime thriller legendaris asal India yang menceritakan tentang perjuangan ekstrem seorang ayah dalam melindungi keluarganya dari jeratan hukum setelah mereka tidak sengaja membunuh putra seorang pejabat polisi tinggi.

Karena film Ayah, Aku Mau Cerita diadaptasi dari film ini, inti ceritanya sangat mirip namun dengan detail karakter versi aslinya sebagai berikut:

Awal Mula Konflik: Tokoh utama film ini bernama Vijay Salgaonkar (Ajay Devgn), seorang pengusaha jaringan kabel lokal kelas menengah bawah yang sangat hobi menonton film.

Suatu malam, anak perempuan tertuanya diperas dan diancam menggunakan video tidak senonoh oleh seorang pemuda bernama Sam. Saat mencoba membela diri di rumah, sang anak dan ibunya tidak sengaja memukul Sam hingga tewas.

Ancaman Hukum: Masalah menjadi sangat krusial karena Sam ternyata adalah anak tunggal dari Meera Deshmukh (Tabu), seorang Inspektur Jenderal Polisi yang terkenal sangat tegas, pintar, dan kejam saat menginterogasi.

Trik Alibi yang Cerdas: Mengetahui keluarganya terancam hancur, Vijay langsung mengambil alih situasi. Mengandalkan berbagai trik dan pengetahuan yang ia pelajari dari ribuan film yang pernah ditontonnya, Vijay menyusun alibi palsu yang luar biasa rapi.

Permainan Pikiran (Mind Games): Inti daya tarik film ini ada pada adu kecerdasan antara Vijay dengan kepolisian. Vijay memanipulasi ingatan orang-orang, memalsukan bukti fisik, hingga menyembunyikan jasad korban di tempat yang tidak akan pernah diduga oleh siapa pun, bahkan setelah seluruh anggota keluarganya dipaksa dan disiksa secara fisik saat interogasi.

Film originalnya dirilis pertama kali dalam bahasa Malayalam pada tahun 2013, lalu dibuat ulang ke versi Bollywood (Bahasa Hindi) pada tahun 2015 yang jauh lebih terkenal secara global. Karena kesuksesannya, film ini sudah di-remake ke berbagai negara termasuk Indonesia, Cina, Korea, hingga Amerika.

Secara keseluruhan, versi Indonesia dipuji karena berhasil melepaskan diri dari kesan sekadar “menjiplak”. Penulis dan sutradara Danial Rifki sukses menyisipkan humor lokal dan sindiran tajam terhadap sistem hukum di Indonesia, membuat ketegangannya terasa lebih dekat dengan penonton di tanah air. (Zee)

Tulisan Terkait

zetizens.id