Bukit Teletubbies Merak, Santai Sambil Berburu Spot Foto Berlatar Belakang Tower PLTU Suralaya

ZETIZENS.ID – Butuh destinasi wisata hidden gem ala-ala, sedikit sentuhan alam, sedikit ekstrem, dan punya spot foto gak biasa? Mungkin kamu butuh datang ke Bukit Teletubbies di Pulomerak, Cilegon.
Di sini kamu bisa foto dengan latar belakang bangunan tinggi berwarna orange putih, sebut saja dia tower karena tinggi menjulang, dengan jumlah lima buah. Itu adalah PLTU Suralaya, sebuah pembangkit listrik tenaga uap yang berlokasi di Cilegon, Banten.
Nah, di ketinggian Bukit Teletubbies ini, kamu bisa mengcapture itu semua dengan ciamik.
Ini adalah salah satu pembangkit listrik tenaga uap terbesar di Asia Tenggara. Pembangkit ini menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utamanya.
PLTU Suralaya berkontribusi menyuplai kebutuhan listrik untuk Pulau Jawa dan Bali.
Pembangkit ini berjarak sekitar 7 km ke arah utara dari Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Suralaya adalah salah satu dari empat lokasi alternatif yang dipilih untuk pembangunan PLTU berbahan bakar utama batu bara pada saat perencanaan.
Teletubbies
Laman Antara membahas, Bukit Kembang Kuning alias Bukit Teletubbies, yang berada di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten bukanlah nama asing.
Bukit Teletubbies yang masih asri meski berada di tengah Industri, kerap menjadi salah satu tujuan berwisata masyarakat sekitar sambil berolahraga mendaki atau hiking.
Bahkan warga dari beberapa wilayah di Banten, banyak berdatangan untuk melihat keindahan alam dari atas bukit, terlebih udara di sekitar lokasi yang asri masih cukup sejuk di wilayah ini.
Dari lereng bukit menuju pucak, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit dengan ditempuh berjalan kaki. Perjalanan yang cukup lelah itu tertebus jika sampai di puncak dan menatap perairan Selat Sunda, dan pesisir laut yang indah dan menawan dari atas bukit.
Lereng bukit ini milik masyarakat, namun untuk Bukit Teletubies-milik pemerintah.
Menurut warga sekitar, nama asli bukit ini adalah Bukit Kembang Kuning. Penamaan ini disesuaikan dengan nama perkampungan tepat di sebelah bukit itu. Ini karena bentuk yang runcing dan kemiringan hampir 45 persen, mirip dengan bukit di film anak-anak Teletubbies, warga menjulukinya dengan nama serupa. (Zee)







