Irlandia Perkuat Posisi sebagai Tujuan Studi Mahasiswa Indonesia

ZETIZENS.ID – Irlandia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi pendidikan tinggi di Eropa. Dikenal dengan sistem pendidikan berkualitas, ekosistem riset yang kuat, dan peluang karier yang terbuka lebar, Irlandia semakin menarik perhatian mahasiswa internasional termasuk Indonesia.
Meski Irlandia belum menjadi tujuan utama bagi mahasiswa Indonesia, perubahan lanskap global di bidang pendidikan internasional membuka peluang baru.
Penyesuaian kebijakan visa dan imigrasi, meningkatnya biaya pendidikan, serta perubahan ketentuan kerja pasca-studi di sejumlah negara tujuan tradisional berbahasa Inggris, mendorong mahasiswa untuk mencari alternatif negara tujuan studi.
Saat ini tercatat ada sekitar 118 mahasiswa Indonesia yang berkuliah di institusi pendidikan tinggi Irlandia pada tahun akademik 2025/2026.
Irlandia menawarkan biaya pendidikan yang relatif terjangkau serta opsi izin tinggal pasca-studi bagi mahasiswa internasional, termasuk mahasiswa Indonesia.
Selain itu, meningkatnya kesadaran terhadap program “Study in Ireland” membuka peluang bagi institusi pendidikan tinggi Irlandia untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia.
Upaya ini kemudian diwujudkan melalui rangkaian kegiatan di bidang pendidikan tinggi internasional pada 29-31 Januari 2026 yang menandai pameran pertama ‘Education in Ireland’, brand nasional pendidikan tinggi Irlandia yang dikelola Enterprise Ireland di Indonesia.
“Program tiga hari ini mencerminkan meningkatnya komitmen Irlandia dalam memperkuat kolaborasi akademik dan mobilitas mahasiswa dengan Indonesia, yang dinilai sebagai salah satu pasar pendidikan paling dinamis dan prospektif di kawasan Asia Tenggara,” ujar representatif Education in Ireland di Indonesia, Arsenio.
Indonesia dipilih sebagai fokus strategis karena dinilai berpotensi besar dalam pertumbuhan jumlah mahasiswa yang melanjutkan studi ke luar negeri.
Kegiatan ini mempertemukan universitas Irlandia dengan konselor sekolah, agen pendidikan, pembuat kebijakan, dan calon mahasiswa Indonesia melalui dialog dan sesi jejaring informal.
Rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan ‘Education in Ireland Fair Jakarta 2026’ yang diselenggarakan di Le Méridien Jakarta, dengan menghadirkan stand pameran universitas dan diskusi panel.
Sebanyak 487 peserta melakukan pra-registrasi untuk acara ini, dengan tingkat kehadiran sebesar 47% yang menunjukkan tingginya minat terhadap pendidikan tinggi di Irlandia.
Perwakilan 11 universitas Irlandia hadir dari beragam sektor pendidikan yakni Atlantic Technological University, Dublin City University, Griffith College, Maynooth University, South East Technological University, Technological University Dublin, Trinity College Dublin, University College Cork, University College Dublin, University of Galway, dan University of Limerick.
“Kehadiran mereka menegaskan pendekatan nasional yang terkoordinasi dalam keterlibatan internasional serta komitmen bersama untuk membangun hubungan jangka panjang yang berkelanjutan dengan Indonesia,” kata Arsenio.
Inisiatif ini juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Irlandia di Indonesia dan Irish Chamber of Commerce Indonesia yang menunjukkan hubungan erat antara pendidikan, pengembangan talenta, serta kerja sama ekonomi dan sosial antara Irlandia-Indonesia.
“Saya yakin mahasiswa Indonesia akan berhasil di Irlandia karena pada dasarnya masyarakat kita sangat mirip. Kami menjunjung tinggi komunitas, keluarga, dan kebersamaan. Saya rasa mahasiswa Indonesia akan merasa diterima di Irlandia,” ucap Duta Besar Irlandia untuk Indonesia Sharon Lennon.
Pelaksanaan rangkaian kegiatan ini dikelola oleh Noble Solutions, konsultan manajemen yang telah hadir di Indonesia sejak 2015. (Zee)







