Viral
Makan Seafood di IKEA, Kamu Bisa Ikut Lestarikan Masa Depan Laut Kita
IKEA Indonesia dan MSC Rayakan World Ocean Day Lewat Molecular Gastronomy Experience bareng Chef Andrian Ishak

ZETIZENS.id – Buat kamu yang mengonsumsi sumber protein dari laut alias suka seafood, silakan ambil jeda untuk sedikit memikirkan, apakah makanan laut yang telah kita beli/makan sudah mementingkan sisi keberlanjutan?
Nah, laut yang menyediakan sumber protein bagi lebih dari 3 miliar orang di seluruh dunia nyatanya perlu perhatian. sumber daya laut terutama industri perikanan penting untuk memiliki berkelanjutan demi lmenjaga kesehatan ekosistem laut kita sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi generasi saat ini dan mendatang.
Dalam rangka memperingati World Ocean Day 2026, IKEA Indonesia berkolaborasi dengan Marine Stewardship Council (MSC) menghadirkan Molecular Gastronomy Experience di IKEA Alam Sutera bersama Chef Andrian Ishak, rekan media dan influencer untuk menimba pengalaman kuliner dan mengajak masyarakat ikutan menjaga laut kita.
“Tahukah kamu, supply perikanan di tingkat nasional, telah menyatakan beberapa jenis ikan berstatus merah artinya tidak bisa memenuhi produksi penangkapan jenis ikan tersebut. Ada yang namanya over fishing, yaitu kegiatan penangkapan ikan yang lebih besar jumlah tangkapnya daripada keberadaan atau stok ikan tersebut untuj bereproduksi,” ujar Hirmen Syofyanto, Program Director Marine Stewardship Council Indonesia di IKEA Alam Sutera, pada Kamis (9/6/2026) lalu.
Ia membeberkan, saat ini lebih dari sepertiga stok ikan global dieksploitasi secara berlebihan. Karena itu, pilihan seafood berkelanjutan menjadi semakin penting untuk membantu menjaga kesehatan laut sekaligus memastikan sumber daya tersebut tetap tersedia di pirimg kita baik hari ini dan masa depan.
“Untuk ikan salmon misalnya, MSC bersama para ahli, pelaku perikanan, nelayan dan ritel bisa memastikan ikan yang dijual telah memenuhi kaidah keberlanjutan, untuk itu saya mengapresiasi kolaborasi MSC dengan IKEA telah menunjukkan bagaimana pelaku industri dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pilihan seafood yang lebih berkelanjutan. Karena IKEA menjadi satu-satunya ritel di Indonesia yang menjual produk ikan salmon bersertifikat MSC, sertifikat ini juga bisa untuk menelusuri sumber salmon di IKEA jelas dari mana sumbernya, penangkapan dimana, dan semua bisa ditelusuri jejaknya mulai dari laut hingga ke piring pelanggan,” jelasnya lagi.
Untuk itu IKEA menegaskan produk salmon beku yang tersedia di Swedish Food Market, jenis salmon telah ada stempel biru alias bersertifikasi MSC dan jenis ikan ini juga telah digunakan dalam berbagai hidangan yang disajikan di restoran IKEA, termasuk Smoked Salmon dan menu terbaru Baked Salmon with Butter Rice and Garlic Sauce.
“Salmon merupakan salah satu pilihan makanan yang banyak dinikmati pelanggan IKEA. Karena itu, penting bagi kami untuk memastikan bahwa bahan yang kami gunakan tidak hanya memenuhi standar kualitas yang kami harapkan, tetapi juga berasal dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab, untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang,” ujar Ariane Vinsontia, Food Commercial Manager IKEA Indonesia di acara yang sama.
Selain menghadirkan pilihan seafood bersertifikasi MSC, IKEA juga menyediakan beberapa menu yang menggunakan ikan bersertifikasi ASC (Aquaculture Stewardship Council), seperti Fish and Chips di restoran IKEA dan Fish Bun di Swedish Bistro. Pada periode ini, IKEA juga memperkenalkan Beef Wallenbergare with Mashed Potato, Lingonberry & Gravy sebagai salah satu menu terbaru khas Swedia yang tersedia bagi pelanggan.
“Bagi IKEA, keberlanjutan perlu hadir dalam pilihan yang dapat diakses oleh banyak orang. Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu membuka lebih banyak percakapan mengenai pentingnya menjaga sumber daya alam, sekaligus menunjukkan bahwa makanan yang kita nikmati setiap hari juga memiliki hubungan dengan masa depan lingkungan di sekitar kita,” timpal Ahmad Alhamid, Sustainability Business Partner IKEA Indonesia.
Ahmad menyatakan IKEA dengab pilihan seafood bersertifikasi MSC, adalah salah satu bentuk kehati-hatian brand ritelnya untuk bisa menyajikan makanan di meja dengan memperhatikan sisi etika alam.
“Produk kami nggak hanya gampang diakses dan mudah dibeli tapi juga bisa ditelurusi jejak sumber dan keberlanjutan laut kita. Jadi kalo kita mau ikutan menjaga kelestarian ikan dan laut kita, kami mengajak pelanggan memilih makanan laut yang bersertifikat atau berlabel biru dari MSC ini. Harapannya keberlanjutan ini akan dirasakan juga bukan oleh kita tapi juga bagi generasi masa depan dan kita pun saat sudah berusia masih bisa merasakan nikmatnya hidangan laut tapi secara bertanggung jawab,” kata Ahmad lagi.

Sebagai penutup acara, para peserta pun diajak mengeksplorasi bahan makanan laut seperti dalmon dan tuna yang digunakan pada sesi tersebut dan cerita di baliknya, termasuk pentingnya memilih seafood yang diperoleh dari sumber yang dikelola secara bertanggung jawab.
Dalam sesi Molecular Gastronomy Experience, Chef Andrian Ishak menghadirkan rangkaian hidangan yang menggunakan bahan makanan yang tersedia di IKEA sepeti salmon bersertifikasi MSC. Melalui eksplorasi rasa, tekstur, dan teknik penyajian, para peserta diajak melihat bagaimana kualitas dan karakter sebuah bahan dapat diterjemahkan menjadi pengalaman makan yang berbeda.
“Sebagai chef, bahan baku adalah inti dari setiap hidangan. Jika sumber daya laut tidak dijaga dengan baik, kita berisiko kehilangan banyak jenis seafood yang selama ini menjadi bagian penting dari dunia kuliner. Ketika sebuah bahan memiliki kualitas yang konsisten dan asal-usul yang jelas, kami memiliki lebih banyak ruang untuk berkreasi dan menghadirkan pengalaman makan yang berbeda. Inovasi dalam kuliner bukan hanya tentang teknik atau presentasi, tetapi juga tentang membangun apresiasi yang lebih besar terhadap bahan makanan dan proses di baliknya,” ujar Chef Andrian Ishak. (*)



