Upgrade Skill Developer jadi Naik Level, DPD REI Banten Hadirkan Sekolah Developer

ZETIZENS.ID – DPD REI Banten memahami, kompetensi SDM developer sangat penting ditingkatkan. Melalui Sekolah Developer yang digelar di Swisbell-in Hotel Cikande pada Rabu-Kamis (5-6/8/2026), ratusan peserta diupgrade untuk menjadi developer andal.
Mengangkat tema “Menjadi Pengembang yang Tangguh Berkualitas dan Berdaya Saing Tinggi di Tengah Tekanan Ekonomi Nasional” dan “Upgrade Dirimu Menjadi Versi Terbaik”, Ketua DPD REI Banten Roni H Adali menjelaskan, Sekolah Developer ini dihadirkan bukan hanya teori tapi juga penerapan lapangan.
“DPD REI Banten berprinsip untuk membangun manusia baru membangun bisnisnya. Ini sebagai bekal menghadapi ekonomi yang cukup berat. Sebelum ada Sekolah Developer, diawali dengan diklat dan lain-lain,” jelas Roni kepada media di sela-sela acara.
Sekolah Developer ini kata Roni, dihadirkan karena kebutuhan DPD REI Banten berbeda REI pusat dan daerah lainnya.
“Materinya pun kita sesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi. Kita harus maju bareng-bareng, tetap harus semangat dan bergerak. Penurunan penjualan rumah saat ini masalah utamanya adalah daya beli masyarakat dan ekonomi yang melemah. Belum lagi lahan baku sawah untuk perumahan yang ditahan. Padahal seharusnya dikasih jalan apalagi rumah yang dibangun untuk yang butuh yakni rumah KPR. Kami mengapresiasi teman-teman BTN yang cukup responsif dan banyak perubahan membuat pelayanan lebih baik,” jelasnya.
Saat sambutan di acara pembukaan, Roni mengatakan, peserta Kelas Developer yang hadir diupgrade menjadi versi terbaik dan survive di tengah kondisi ekonomi yang cukup berat.
“Sekolah developer adalah sarana bagi anggota REI Banten melalui ilmu-ilmu developer yang update karena yang mengajar adalah profesional dan orang sukses,” tegasnya.
Ia berpesan kepada yang hadir, untuk tetap semangat karena sedang menghadapi tekanan ekonomi yang berdampak pada daya beli yang merosot, penjualan menurun, dan iklim usaha yang membingungkan.
“Insyallah dengan acara ini, kita semangat lagi karena materi yang disampaikan update, bukannya teori lagi tapi intisari dari praktek lapangan,” ungkapnya.
Williams Liem Coln, mewakili Panitia Sekolah Developer REI Banten 2026 saat sambutan mengatakan, melalui kegiatan ini sedang menciptakan momentum ketahanan industri perumahan nasional.
“Sejak pendaftaran dibuka, antusiasme luar biasa. Kuota peserta terlampaui dengan waktu sangat cepat. Mereka berasal dari Jawa maupun luar Jawa. Kami berharap, jadikan dua hari ke depan sebagai golden opportunity dengan narasumber luar biasa dan pembicara hebat,” jelasnya.
Marto Okto Sihombing, Wakil Ketua Umum DPP REI saat sambutan mengatakan, developer yang terus berlajar adalah yang terus berkembang.
“Kita sebagai developer bukan sekedar membangun rumah tapi juga membangun perekonomian. Setiap rumah yang dibangun, menumbuhkan perekonomian nasional. Kita mengapresiasi Sekolah Developer ini untuk meningkatkan potensi SDM,” jelasnya.
Ia berharap kepada peserta untuk menjadikan kegiatan ini sebagai bertukar pengalaman dan jejaring serta memperluas relasi antarsesama anggota REI.
Sejak berdiri 5 dekade lalu kata dia, REI menjadi mitra strategis pemerintah. “Kita berharap, Sekolah Developer ini dapat memperkuat kompetensi dan jejaring menyemangati anggota REI. Developer yang kuat dan tangguh, akan melahirkan industri properti yang kuat dan menjadi dasar perekonomian yang maju,” paparnya.
Rahmat Maulana, staf ahli yang mewakili Bupati Serang saat sambutan mengatakan, pihaknya mengapresiasi Sekolah Developer setinggi-tingginya karena penting untuk menciptakan pengembang yang berkualitas dan relevan.
“Dimana dunia usaha dan sektor properti saat ini sedang menghadapi perlambatan ekonomi dan lainnya. Ini menuntut pelaku usaha untuk meningkatkan kompetensi dan berdaptasi.
Properti merupakan sektor strategis yang harus didukung dan diperhatikan,” Katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini luar biasa karena menjadikan para pengembang tidak hanya memikii pengetahuan satu sisi yakni kontruksi tapi juga yang sifatnya spesifik pada aspek bisnis, lingkungan, dan pemerintahan. Sehingga memiliki kompetensi yang bisa mendukung kolaborasi dengan stake holder.
James Riyadi, Chief Executive Officer Lippo Group, menjadi salah satu pemateri yang hadir dan menyampaikan “Management Krisis dan KetahananBisnis dalam Dunia Property”. Saat ditemui media setelah penyampaian materi selesai ia mengatakan, membangun generasi berikutnya menjadi developer-developer yang siap juga berpengetahuan merupakan hal yang penting. (Hilal)







