Viral

Film Patah Hati yang Kupilih Merilis Official Trailer

Kisah Cinta Prilly Latuconsina dan Bryan Domani Terhalang Tembok Tinggi Perbedaan

ZETIZENS.ID — Sinemaku Pictures merilis official trailer film drama terbaru berjudul Patah Hati yang Kupilih, menampilkan kisah cinta beda agama yang menguji perjalanan Prilly Latuconsina sebagai Alya dan Bryan Domani sebagai Ben.

Alya dan Ben adalah pasangan yang saling mencintai. Tapi tembok tinggi perbedaan
membuat keduanya harus memilih bertahan dan berjuang, atau akhirnya melepaskan.

Perjalanan hidup pun membawa Alya bertemu dengan Fadil (Indian Akbar). Fadil
hadir sebagai sosok yang bisa diterima oleh ibu Alya, yang diperankan Marissa Anita.
Namun, di tengah kehidupan baru Alya bersama Fadil yang tengah menjalin
kedekatan, Ben datang kembali dan membuat Alya goyah dengan apa yang sedang dijalaninya.

Bagaimana Alya dan Ben menghadapi semua ini? Akankah mereka menemukan
jalan kembali, atau justru memilih patah hati yang mereka yakini sebagai keputusan
terbaik?

Disutradarai oleh Danial Rifki, Patah Hati yang Kupilih diproduseri oleh Umay
Shahab, Prilly Latuconsina, dan Bryan Domani.

Film ini dibintangi Prilly Latuconsina, Bryan Domani, Humaira Jahra, Indian Akbar, Marissa Anita, Willem Bevers, Halda Rianta, dan Niky Putra.

“Film Patah Hati yang Kupilih ingin menyoroti tentang sebuah perbedaan yang
terhalang oleh tembok tinggi melalui kisah cinta Alya dan Ben. Dari film ini, kami
ingin memberikan refleksi secara lebih dewasa bagaimana kita menyikapi
perbedaan-perbedaan yang mungkin menjadi tantangan dalam menjalani hubungan,
serta apa yang bisa dilakukan terhadap pilihan, meski, itu membuat patah hati,”
ujar pemeran Alya dan produser film Patah Hati yang Kupilih Prilly Latuconsina.

Sutradara Danial Rifki menambahkan, cerita di film Patah Hati yang Kupilih
memiliki kedekatan bagi banyak orang. Termasuk dalam menjalani kisah cinta beda
agama. Tak jarang, para pasangan beda agama ini pun berujung pada patah hati
karena tembok tinggi tersebut.

“Perasaan yang ada di film ini adalah perasaan universal yang hampir dirasakan oleh semua orang, yakni tentang patah hati. Semua orang pernah merasakan patah hati,
dan itu adalah sebuah pengalaman yang sangat manusiawi. Di film ini, perasaan
patah hati itu lahir dari perbedaan yang dihadapi oleh Alya dan Ben, dan bagaimana
mereka pada akhirnya mengambil sebuah keputusan besar dalam hidup,” ujar
sutradara Danial Rifki.

Bryan Domani menambahkan, di film Patah Hati yang Kupilih bukan hanya
perbedaan agama saja yang dihadapi oleh karakter Alya dan Ben.

“Ada banyak masalah yang dilewati Alya dan Ben. Mulai dari kepercayaan, restu
orangtua, perbedaan tempat tumbuh, hingga visi. Sepanjang film penonton akan
mengikuti perjalanan mereka berdua untuk membuat keputusan apakah akan tetap
berjuang atau mengikhlaskan saja,” kata produser dan pemeran Ben di film
Patah Hati yang Kupilih Bryan Domani.

Film Patah Hati yang Kupilih akan membuat akhir tahun penonton Indonesia terasa
haru lewat perjalanan cinta yang terhalang tembok tinggi Alya dan Ben.

Tonton film Patah Hati yang Kupilih mulai 24 Desember 2025 di bioskop Indonesia. (Sobri)

Al Sobri

Senang menyapa meski kadang nggak balik disapa. Suka berlari meski kadang nggak dapat medali. Journalist.

Tulisan Terkait

Back to top button
zetizens.id