Finance

Heboh Isu Tiga Nol Hilang di Uang Rupiah, Benarkah?

ZETIZENS.ID – Pernah dapat info tentang uang Rupiah dengan tiga nol yang hilang?

Ini sebenarnya bukan kabar baru. Bahkan sudah muncul sejak pemberitaan di November 2022.

Dilansir dari CNN Indonesia, Bank Indonesia (BI) membantah bahwa penghapusan tiga angka nol paling belakang di uang baru atau rupiah kertas tahun emisi 2022 merupakan bentuk redenominasi.

“Tidak ada kaitan dengan redenominasi,” ungkap Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim kepada CNNIndonesia.com, Rabu (24/8/2022).

Menurut Marlison, BI sengaja menghilangkan tiga angka nol paling belakang karena sistem pengamanan uang rupiah kertas tahun emisi 2022 diubah.

Ia menjelaskan satu unsur pengaman dalam uang rupiah kertas tahun emisi 2022 adalah electrotype dengan varian dari tanda air (watermark).

Sementara, electrotype pada uang rupiah kertas tahun emisi sebelumnya berbentuk ornamen khas Indonesia.

“Di (uang rupiah kertas tahun emisi) 2022 electrotype berbentuk angka yang melambangkan nilai nominal. Tiga angka nol tidak dicantumkan dengan pertimbangan teknis dan untuk kemudahan identifikasi,” jelas Marlison.

Selain itu, ukuran uang rupiah kertas tahun emisi 2022 juga lebih kecil dibandingkan sebelumnya.

Jika angka nol lebih lengkap, sambung Marlison, maka ukuran angka yang ditulis di uang rupiah kertas tahun emisi 2022 otomatis akan lebih kecil. Hal itu akan membuat masyarakat kesulitan mengidentifikasi pecahan uang tersebut.

FYI, pada Juli 2020 lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah kembali berencana untuk merealisasikan penyederhanaan angka pada mata uang atau redenominasi dalam lima tahun ke depan. Dengan kata lain, redenominasi akan dilakukan pada 2025 mendatang.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 77/PMK.01/2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2020-2024 yang diteken Sri Mulyani pada 29 Juni 2020 lalu.

Dalam beleid itu, Sri Mulyani memasukkan Rancangan Undang-undang Perubahan Harga Rupiah (RUU Redenominasi) sebagai salah satu ruu yang diusulkan masuk pada Program Legislasi Nasional Jangka Menengah (Prolegnas) periode 2020-2024 dalam rangka mencapai tujuan dan strategis Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Diketahui, Bank Indonesia telah resmi menerbitkan bentuk rupiah kertas tahun emisi 2022. Dalam penerbitan itu, BI merilis tujuh pecahan, yakni pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000.

Kendati demikian, CNBC menulis, jika dilihat secara saksama, saat ketujuh pecahan uang kertas tahun emisi 2022 itu diterawang, baik itu di bagian depan dan belakang, maka terdapat gambar saling isi tokoh pahlawan beserta satuan nominal rupiah tanpa ada tiga nol.

Pada uang pecahan Rp 100.000 misalnya, saat diterawang, bukan saja hanya ada gambar tokoh Soekarno dan Mohammad Hatta, namun terdapat angka 100.

Bukan hanya ada di pecahan Rp 100.000, nominal pecahan tanpa tiga nol di belakangnya juga terdapat di semua pecahan rupiah kertas tahun emisi 2022.

Adanya nominal rupiah tanpa ada tiga nol di uang kertas tahun emisi 2022 tersebut, apakah ini pertanda bagi Bank Indonesia untuk melakukan redenominasi?

Pada dasarnya redenominasi rupiah merupakan suatu kebijakan yang positif dengan mengurangkan nolnya, tanpa mengubah nilai tukarnya, untuk menyederhanakan pecahan uang agar lebih mudah dan nyaman dalam melakukan transaksi. Sehingga tidak perlu banyak angka nol di belakang angka nominal.

Contoh dari redenominasi rupiah yakni misalnya nilai uang Rp 100.000 akan tetap sama dengan Rp 100 jika sudah diredenominasi.

Contoh kasus, seseorang membeli barang seharga Rp 100.000, sesudah redenominasi, orang tersebut masih bisa membeli barang tersebut dengan pecahan uang Rp 100 karena nilainya sama.

Seperti diketahui, di tengah penanganan pandemi Covid-19 pada 2020 silam, Kementerian Keuangan mengusulkan sebuah Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Harga Rupiah (redenominasi) masuk dalam Program Legislasi Nasional atau Prolegnas Jangka Menengah 2020-2024.

Kalau penghilangan tiga nol di uang Rupiah terjadi, bisa dibayangkan ya, uang-uang yang beredar sekarang perlahan bakal ditarik. Ya kan? (Hilal)

Hilal Ahmad

Gen Z Enthusiast yang suka menulis apa pun dan bertualang ke mana pun!

Tulisan Terkait

Back to top button