Dari Citra Pariwara ke Cannes Lions, Wardah Bawa Inovasi Berbasis Empati Lewat Hear in Hijab ke Panggung Global

ZETIZENS.ID – Sebuah inovasi yang berawal dari pemahaman sederhana terhadap keseharian perempuan Muslim berhijab kini memperoleh pengakuan di panggung kreativitas dunia. Hear in Hijab, inovasi hasil kolaborasi Wardah bersama Dentsu Creative Jakarta dan Digital Nativ, meraih Bronze Lion pada kategori Brand Experience & Activation (Cultural Engagement) di Cannes Lions International Festival of Creativity 2026, setelah sebelumnya memperoleh Grand Prix of Medium pada Citra Pariwara 2025.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari kebutuhan nyata
masyarakat memiliki peluang untuk mendapat apresiasi di tingkat global. Hear in
Hijab dikembangkan melalui proses riset yang melibatkan perempuan berhijab
pengguna alat bantu dengar, sehingga solusi yang dihasilkan tidak hanya
menjawab tantangan teknis, tetapi juga mempertimbangkan aspek budaya,
kenyamanan, dan pengalaman pengguna.
Hear in Hijab memperlihatkan bagaimana inovasi dapat lahir dari keberanian
untuk melihat kembali solusi yang selama ini dianggap umum.
Pada alat bantu dengar konvensional, posisi mikrofon yang umumnya berada di belakang telinga dapat terhalang oleh lapisan kain hijab sehingga suara tidak selalu tertangkap
secara optimal.
Berangkat dari pemahaman tersebut, Hear in Hijab menghadirkan pendekatan berbeda melalui mikrofon berbentuk bros yang
dikenakan di bagian luar hijab untuk menangkap suara secara lebih optimal,
kemudian meneruskannya secara nirkabel ke perangkat penerima di telinga.
Pendekatan ini memungkinkan perempuan berhijab mendengar dengan lebih
nyaman tanpa perlu mengubah cara mereka mengenakan hijab.
Bagi Wardah, inovasi tidak berhenti pada pengembangan produk kecantikan.
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi
masyarakat, Wardah terus mendorong lahirnya solusi yang berangkat dari
pemahaman mendalam terhadap kebutuhan perempuan Indonesia melalui
kolaborasi lintas disiplin.
Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat, mengatakan bahwa pencapaian ini
menunjukkan pentingnya membangun inovasi yang berangkat dari kebutuhan
nyata masyarakat.
“Kami percaya bahwa bisnis dan teknologi hanyalah alat. Yang membuat
keduanya bermakna adalah ketika digunakan untuk menjawab kebutuhan
manusia dan menghadirkan manfaat bagi kehidupan. Hear in Hijab menjadi
pengingat bahwa inovasi yang berawal dari empati dan diwujudkan melalui
kolaborasi dapat melahirkan solusi yang relevan bagi masyarakat. Kami
berharap semakin banyak karya dari Indonesia yang lahir dari semangat
memberi manfaat dan mampu memperoleh apresiasi di panggung dunia,” katanya.
Deputy CEO and Chief R&D Officer ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.DVE,
FINSDV, menjelaskan bahwa keberhasilan Hear in Hijab merupakan hasil
kolaborasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan pengalaman
pengguna sejak tahap awal pengembangan.
“Bagi kami, inovasi yang berdampak tidak bisa dibangun hanya dari asumsi.
Inovasi harus dimulai dengan mendengarkan, memahami, lalu merancang
solusi bersama mereka yang akan merasakan langsung manfaatnya. Dalam
pengembangan Hear in Hijab, para perempuan berhijab pengguna alat bantu
dengar terlibat sejak proses riset hingga uji pengalaman pengguna. Dari sana
kami belajar bahwa solusi yang baik tidak hanya harus unggul secara teknologi,
tetapi juga menghormati kenyamanan, identitas, dan kualitas hidup
penggunanya,” jelasnya.
Keberhasilan Hear in Hijab juga menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi
bukanlah dua hal yang terpisah. Kolaborasi antara Wardah, Dentsu Creative
Jakarta, Digital Nativ, serta para pengguna menghasilkan sebuah solusi yang
tidak hanya memperoleh pengakuan dari industri kreatif, tetapi juga
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai Purposeful Beauty Tech Company, ParagonCorp terus mengembangkan inovasi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kreativitas untuk menghadirkan solusi yang relevan bagi masyarakat.
Perusahaan meyakini bahwa kolaborasi lintas disiplin menjadi fondasi penting
dalam menciptakan inovasi yang mampu memberikan dampak berkelanjutan
sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia di tingkat global. (Zee)






